Gulirkan Isu Kristenisasi, Muhyiddin Dibanjiri Kecaman

- Jumat, 18 November 2022 | 17:19 WIB

MoeslimChoice.Malaysia melaksanakan Pemilihan Umum Ke-15 (GE15) besok, Sabtu (19/11/2022). Menjelang pemungutan suara besok, suhu politik terus meningkat. Salah satu isu panas adalah masalah kristenisasi yang dituduhkan mantan Perdana Menteri (PM) Tan Sri Muyiddin Yassin.

Banyak pihak mengecam pernyataan Muhyiddin itu, salah satunya Dewan Gereja Malaysia (CCM). Bahkan, CCM mengutuk pernyataan mantan perdana menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin, yang menuduh orang Kristen bersekongkol dengan sekelompok orang Yahudi untuk mempromosikan dan mengkristenkan Malaysia.

Sekretaris Jenderal CCM Pdt Jonathan Jesudas mengatakan, pernyataan itu tidak hanya tidak benar tetapi juga tidak bertanggung jawab bagi seorang politisi, dari posisinya untuk membuat pernyataan seperti itu di media sosial yang dapat dilihat oleh publik.

“Kita hidup di negara multi-agama dan multiras dan kepekaan setiap komunitas harus diperhitungkan saat berpidato di forum publik.

"Pernyataan seperti itu, jika diucapkan sembarangan, cenderung menimbulkan ketegangan dan perselisihan rasial dan agama," kata Jesudas dalam keterangannya dilansir dari The Star, Jumat (18/11/2022).

Dia menambahkan bahwa pihak berwenang harus menanggapi pernyataan tersebut.

"Ini untuk memastikan bahwa pengabaian terang-terangan terhadap kebenaran dan kepekaan berbagai agama tidak dimaafkan atau diulangi," kata Jesudas.

Dalam sebuah video yang diposting di TikTok, Muhyiddin terlihat memberikan pidato di mana dia mengatakan kepada publik untuk tidak memilih Pakatan Harapan karena oposisi didukung oleh sekelompok orang Yahudi dan Kristen yang mendorong agenda Kristenisasi di Malaysia.

"Pakatan Harapan adalah bahaya besar.

Halaman:

Editor: Ida Royani

Terkini

X