• Selasa, 7 Februari 2023

Begini, BHP Sumsel Tingkatkan Peran dan Hubungan Keprotokolan

- Jumat, 18 November 2022 | 15:00 WIB

MoeslimChoice.Kedudukan protokoler dalam pemerintahan sangat penting. Sebab itu upaya meningkatkan koordinasi, persamaan persepsi,  dan hubungan keprotokolan yang baik sesuai peraturan undang-undang terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan, Biro Humas dan Protokol (BHP).
 
Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel SA Supriono, di mana ia menyebut bahwa keprotokolan bukan merupakan hal yang mudah dilakukan. Keprotokolan berkaitan dengan selera pimpinan namun harus tetap sesuai dengan SOP.
 
"Sebagai garda terdepan khususnya di pemerintahan, protokol bertanggung jawab atas jalannya suatu kegiatan atau acara. Protokol ini harus tahu kapan pimpinannya harus datang, berapa lama harus transit di ruang tunggu dan kapan harus masuk ruangan suatu acara. Ini harus berjalan baik," kata Supriono ketika membuka Bimbingan Teknis Hubungan Keprotokolan se Sumsel tahun 2022, di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (16/11/2022).
 
Sebagai garda terdepan, keprotokolan harus terus mengasah insting analisa dari suatu permasalahan sekecil apapun yang terjadi. Hal itu agar suatu acara atau kegiatan yang tengah dilakukan dapat berjalan sesuai harapan.
 
"Protokol harus menganalisa permasalahan yang terjadi saat pra kondisi maupun ketika berlangsungnya suatu kegiatan. Mereka juga harus bisa menghitung waktu-waktu kritis. Sehingga persoalan dapat diminimalisir," bebernya.
 
Salah satu langkahnya yakni dengan berkoordinasi protokol pemilik acara.
 
"Protokol harus bisa bekerjasama dengan semua pihak. Kuncinya yakni komunikasi antar protokol," paparnya.
 
Mengingat pentingnya fungsi dan tanggung jawab keprotokolan, Supriono pun mengapresiasi Bimtek yang dilakukan Biro Humas dan Protokol Provinsi Sumsel tersebut.
 
"Kegiatan ini memang penting untuk mempererat hubungan antar protokol di Sumsel. Kegiatan ini adalah barometer dari tertibnya organisasi besar baik kantor maupun pemerintah daerah," imbuhnya.
 
Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Sumsel Rika Efianti mengatakan, bimtek tersebut diikuti sedikitnya 169 perserta.
 
"Bimtek ini diikuti dari berbagai lembaga, badan dan pemkab dan pemkot di Sumsel. Ini upaya kita menyamakan persepsi," katanya.
 
Rika menjelaskan, keprotokolan bertanggung jawab atas baik dan lancarnya pelaksanaan acara, dan jalannya suatu kegiatan pimpinan.
 
"Karena perencanaan suatu acara itu juga tidak serta merta berjalan baik. Harus ada keselarasan antar sesama protokol sehingga permasalahan dapat diminimalisir. Mudah-mudan kegiatan ini dapat mempererat hubungan dan koordinasi antar protokol," pungkasnya.[ros]

 

Editor: Ida Royani

Terkini

X