Rudal Menghantam, Konsentrasi KTT G20 di Bali Terkoyak

- Rabu, 16 November 2022 | 12:43 WIB
PM Kanada, Presiden AS, dan PM Inggris
PM Kanada, Presiden AS, dan PM Inggris

MoeslimChoice.Pagi-pagi sekali hari ini, Rabu (16/11/2022), Presiden Amerika Serikat Joe Biden mendadak melangsungkan pertemuan dengan beberapa pemimpin negara. Mereka ledakan dan korban tewas akibat jatuhnya sebuah rudal buatan Rusia di wilayah Polandia, yang berbatasan dengan Ukraina.

Pertemuan tersebut berlangsung di sela KTT G20 di Bali. Padahal sebelumnya sudah dijadwalkan, para pemimpin G20 dan badan-badan dunia akan menanam pohon di hutan bakau (mangroves).

Presiden Joko Widodo yang telah tiba di lokasi sekitar pukul 7 pagi WITA dan menunggu para pemimpin yang lain, tetap menanam beberapa pohon bakau dan memberikan tur pribadi kepada wartawan dan tamu-tamu yang hadir.

Sementara itu sesuai pertemuan, Biden mengatakan para pemimpin NATO dan Kelompok Negara G7 telah “sepakat dengan Polandia untuk menyelidiki terlebih dahulu rudal yang jatuh di bagian timur Polandia.”

Biden mengatakan “tidak mungkin” rudal yang menewaskan dua orang di Polandia, dekat perbatasan Ukraina, ditembakkan dari Rusia; tetapi menjanjikan dukungan untuk penyelidikan penuh Polandia terhadap apa yang disebutnya sebagai rudal “buatan Rusia.

“Ada informasi awal yang membantah hal itu,” ujar Biden kepada wartawan ketika ditanya apakah rudal itu ditembakkan dari Rusia. “Kecil kemungkinan rudal itu ditembakkan dari Rusia, tapi kita lihat saja nanti.”

Presiden Biden, yang pada Selasa (15/11) malam dibangunkan stafnya dengan berita ledakan rudal itu, telah menghubungi Presiden Polandia Andrzej Duda pada Rabu pagi untuk menyampaikan “belasungkawa mendalam” atas jatuhnya korban jiwa atas insiden tersebut.

Biden lewat Twitter mencuit “dukungan penuh Amerika untuk membantu penyelidikan Polandia,” dan “menegaskan kembali komitmen kuat Amerika terhadap NATO.”

Asap mengepul di kejauhan, di tengah laporan dua ledakan akibat rudal Rusia yang jatuh, terlihat dari Nowosiolki, Polandia, dekat perbatasan dengan Ukraina 15 November 2022.

Halaman:

Editor: Ida Royani

Terkini

X