HKN 2022, Bio Farma Ajak 250 Nakes Teladan Melihat Proses Produksi Vaksin Covid-19

- Selasa, 15 November 2022 | 13:45 WIB
foto/net
foto/net

MoeslimChoice. Sebanyak 250 tenaga kesehatan (nakes) teladan bersama Pimpinan Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, berkunjung ke kantor Pusat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bio Farma, di Pasteur, Kota Bandung, Minggu (13/11/2022). 

Di antara sejumlah Nakes tersebut, terdapat lima kategori tenaga kesehatan teladan. Di antaranya, 9 jenis tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas, 13 jenis tenaga kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dari berbagai provinsi, 13 jenis profesi dari tenaga rumah sakit vertikal milik pemerintah, kemudian dari daerah tertinggal kepulauan dan perbatasan dan satu lagi dari kader kesehatan posyandu. 

Kunjungan para nakes tersebut tak lain bertujuan untuk mengetahui proses produksi vaksin Covid-19 di Bio Farma. 

Selain itu, kunjungan ini juga sekaligus memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang dijadikan momentum bagi Holding BUMN Farmasi, untuk melakukan transformasi digital dalam bidang kesehatan.

Transformasi yang dilakukan dari hulu hingga hilir, akan menciptakan ketersediaan (Availability) layanan kesehatan, kemudahan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan (Accessibility), pelayanan kesehatan yang dapat diterima oleh masyarakat, (Acceptability), layanan kesehatan dengan harga yang terjangkau (affordable), dan yang terpenting layanan kesehatan yang berkesinambungan (Sustainability). 

"Dengan berkunjung ke Bio Farma diharapakan tenaga kesehatan teladan mengetahui dari hulu proses produksi vaksinasi dan hilirnya adalah tenaga kesehatan sebagai tenaga pelaksana di lapangan," kata Sekretaris Konsil Kedokteran Indonesia, Imran Agus dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, dikutip Selasa (15/11/2022). 

Sementara itu, Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir menuturkan, pihaknya menyambut baik kunjungan para nakes teladan dan berharap, dapat memberikan peningkatan wawasan dan pengetahuan terkait Produksi Vaksin, antisera dan produk-produk Biologi (Life Sciences).

Menurutnya, para tenaga kesehatan memiliki peranan yang sangat penting dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Bahkan, kata Honesti, penyematan pahlawan kepada para tenaga kesehatan, tidak perlu diragukan lagi.

"Semua produk dari Holding BUMN Farmasi, baik vaksin maupun produk pendukung tidak akan menjadi penyelamat Indonesia dari pandemi Covid-19, apabila tidak ada peran dari tenaga kesehatan," ujar Honesti. [mt]

Halaman:

Editor: Melati

Terkini

X