18 Tahun Tinggal di Bandara Prancis, Mehran Tutup Usia

- Minggu, 13 November 2022 | 16:00 WIB
Mehran Karimi Nasseri
Mehran Karimi Nasseri

MoeslimChoice.Mehran Karimi Nasseri tak sengaja terjebak dalam persoalan diplomatik, saat dia berusaha mencari ibunya di Eropa puluhan tahun silam. Akhirnya ia terdampar dan tinggal di Bandara Internasional Prancis selama 18 tahun.

Nasseri meninggal dua hari lalu. Ia terperangkap dalam limbo diplomatik, sehingga menjadikan area kecil bandara Roissy Charles de Gaulle sebagai rumahnya pada tahun 1988.

Pengalamannya menginspirasi film tahun 2004, The Terminal yang dibintangi oleh Tom Hanks. Film itu juga telah membuatnya memperoleh banyak uang, tapi ia tetap memilih tinggal di bandara.

Nasseri akhirnya diberi hak untuk tinggal di Prancis, tetapi dia akhirnya kembali ke bandara beberapa minggu lalu, di mana dia meninggal karena sebab alami, kata seorang pejabat bandara kepada AFP.

Lahir pada tahun 1945 di provinsi Khuzestan, Iran, Nasseri pertama kali terbang ke Eropa untuk mencari ibunya.

Dia menghabiskan beberapa tahun tinggal di Belgia, diusir dari negara-negara termasuk Inggris, Belanda dan Jerman karena tidak memiliki dokumen imigrasi yang benar. Dia kemudian pergi ke Prancis, di mana dia menjadikan Terminal 2F bandara sebagai rumahnya.

Terletak di bangkunya dikelilingi oleh troli berisi barang-barang yang telah dia kumpulkan, dia menghabiskan hari-harinya menulis tentang hidupnya di buku catatan dan membaca buku dan surat kabar.

Kisahnya menarik perhatian media internasional dan menarik perhatian Stephen Spielberg, sutradara The Terminal, yang dibintangi oleh Hanks dan Catherine Zeta-Jones.

Setelah film tersebut dirilis, para jurnalis berbondong-bondong untuk berbicara dengan pria yang menginspirasi sebuah film Hollywood. Pada satu titik, Mr Nazzeri, yang menyebut dirinya "Sir Alfred," menyerah hingga enam wawancara sehari, lapor Le Parisien.

Halaman:

Editor: Ida Royani

Terkini

X