• Selasa, 7 Februari 2023

Terkait BPMU, Gubernur Jabar Diminta Tak Diskriminatif pada Sekolah-Madrasah Swasta

- Kamis, 10 November 2022 | 13:15 WIB
foto/net
foto/net

MoeslimChoice. Pada tahun anggaran 2022 Pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar), membedakan jumlah dana Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) untuk SMA/SMK negeri dan swasta. Mirisnya lagi, Madrasah Aliyah (MA) sama sekali tidak mendapatkan kuota. 

Atas hal tersebut, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil diminta tak diskriminatif pada sekolah-sekolah Swasta. 

"Sangat jauh perbedaannya. Bantuan untuk siswa SMA/SMK negeri besarannya Rp1,5 juta/siswa. Sedangkan siswa SMA/SMK swasta hanya Rp700 ribu/siswa. Sekarang ada wacana dikurangi nominalnya untuk siswa SMA/SMK swasta," kata Ketua Pimpinan Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PW Pergunu) Jawa Barat, H Saepulloh, seperti dilansir dari NU Online, Selasa (8/11/2022). 

Tahun ini, menurutnya, bantuan untuk SMA/SMK swasta yang tadinya Rp700 ribu/siswa, malah dikurangi menjadi Rp600/siswa. 

"Mirisnya lagi, BPMU yang  Rp700ribu/siswa buat siswa Madrasah Aliyah dihilangkan tahun ini," tambahnya. 

Sementara itu, Pembina Forum Komunikasi Kepala SMK Swasta (FKK SMK) Jawa Barat, Dr H Tobroni mengatakan, bahwa pihaknya merasa kecewa dengan Gubernur Jabar yang dinilai tidak berpihak pada sekolah swasta. Untuk itu, ia bersama para kepala sekolah SMK/SMA swasta se-Jawa Barat menggelar aksi protes di depan Gedung Sate Bandung pada Senin (7/11/2022).

"Kami merasa sangat kecewa kepada Gubernur Jawa Barat, terkait aksi damai kami kepala SMA dan SMK swasta se-Jawa Barat yang rencananya ingin audiensi ke Pak Gubernur. Tapi, kami hanya ditemui oleh seorang Kabid yang tidak punya kewenangan sama sekali," tambah Saepulloh. 

Karena itu, ia bersama rekan-rekannya berencana akan menggelar aksi yang sama, agar aspirasinya bisa diterima dan ada kebijakan, terkait dana BPMU untuk SMA dan SMA swasta.

"Kami ingin menuntut persamaan hak, agar Pemprov bisa memperlakukan sama antara siswa negeri maupun  swasta," kata H Tobroni, yang juga Wakil Ketua PWNU Jawa Barat itu. 

Halaman:

Editor: Melati

Terkini

X