Kepala Desa Kumpul

- Rabu, 30 Maret 2022 | 23:15 WIB
Net
Net

MoeslimChoice.Di saat harga minyak melambung gak terbeli oleh rakyat, di saat solar menghilang, di saat harga pupuk melambung dan di saat hampir semua kebutuhan rakyat dari makanan, produk pabrikan sampai obat -obatan harganya naik gila -gilaan, lha kok tidak ada hujan dan tidak ada angin malah mengumpulkan Kepala Desa, Lurah dan perangkat desa. 

Saya tadinya engak "ngeh" ada acara perkumpulan kepala desa dan perangkatnya, karena di waktu yang hampir bersamaan saya kemarin blusukan ketemu dengan beberapa Kepala Desa di Jateng.

Nah baru tadi pagi saya baru "ngeh" , lho Kepala Desa yang bareng saya kemarin kok enggak pada berangkat. Baru pagi tadi saya WA Kepala Desa yang saya kenal di Jateng yang kemarin beberapa diantaranya sempat ketemu saya.

"Lho kemarin ternyata ada acara Kepala Desa/Lurah sampai perangkat desa dikumpulin ya? Kok sampean kemarin enggak berangkat?" tanya saya.

Ternyata beberapa Kepala Desa yang saya WA itu jawabannya bermacam-macam. "Di kabupaten saya hanya 2 Kepala Desa yang berangkat Bu", kata seorang Kepala Desa. 

Ada lagi yang jawab, "engak pantas saya ke Jakarta Bu, rakyat saya pada susah dan nangis juga belum ada solusi mengatasi solar dan pupuk yg menghilang,". 

Kepala Desa lain lagi jawab ," Kan itu yang diundang APDESI artinya Kepala Desa bisa mewakilkan perangkat alias pamongnya," .

Jadi saudara -saudara, rupanya yang berangkat dikumpulkan di Senayan kemarin engak semua Kepala Desa /Lurah, karena banyak Kepala Desa /Lurah yang tidak berangkat. Para Kepala Desa/Lurah yang tidak berangkat itu ternyata tahu kalau ujungnya untuk mendukung tiga periode.

Jadi kalau ada yang mengklaim ribuan kepala Desa /lurah deklarasi mendukung tiga periode hati -hati ya? Karena banyak Kepala Desa /Lurah sudah frustasi lihat nasib rakyatnya dan mereka sedih karena sebagai  Kepala Desa tidak bisa menolong kesulitan rakyat.

Halaman:

Editor: Pras

Terkini

X