Sambut Ramadhan 2023, Kemenag Kirim 50 Da'i ke Daerah 3T

- Selasa, 21 Maret 2023 | 06:47 WIB
Sambut Ramadhan 2023, Kemenag mengirimkan 50 Da'i ke Daerah 3T
Sambut Ramadhan 2023, Kemenag mengirimkan 50 Da'i ke Daerah 3T

MoeslimChoice. Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 2023 atau 1444 Hijriyah, Kementerian Agama (Kemenag) mengirim 50 penceramah atau Da'i moderat ke wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal). Program yang digagas Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam ini, rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadhan.

"Program Da'i yang akan berdakwah di daerah 3T ini, menjadi ikhtiar dan tanggung jawab kami dalam pemerataan layanan keagamaan. Terutama dalam penguatan pemahaman keagamaan moderat dan wawasan kebangsaan yang kuat," kata Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin, usai melepas 50 Da'i di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta, seperti dilansir dari laman Kemenag, Senin (20/3/2023).

Menurut Kamaruddin, program ini bertujuan untuk peningkatan pemahaman dan pengamalan agama Islam yang
moderat di masyarakat. Dia mengatakan, Kemenag hadir ke seluruh pelosok negeri dalam pembangunan di bidang agama.

"Di Ramadhan tahun ini, Kemenag akan mengirim 50 Da'i yang terpilih dari 279 pendaftar melalui rekrutmen terbuka. Mereka akan melaksanakan tugas dakwah di lima provinsi, yaitu Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur," tambah Kamaruddin.

Baca Juga: Inilah 6 Makam Paling Ramai Dikunjungi di Jombang & Bacaan Khusus yang Diamalkan

"Banyak masyarakat Islam yang masih belum bisa membaca al-Quran dengan baik, pemahaman tentang ketauhidan dan wawasan fikih ibadah yang masih rendah, serta aspek-aspek muamalah-perekonomian Islam, yang masih kurang dikenalkan. Kenyataan ini, yang menjadi salah satu target pelayanan kami," imbuh Kamaruddin.

Sementara itu, Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi mengatakan, para Da'i terbaik yang dikirimkan ke wilayah 3T tersebut, akan bertugas memberikan layanan keagamaan melalui bimbingan dan dakwah serta penguatan pemahaman agama Islam yang toleran dan rahmatan lil alamin.

Menurutnya, Da'i menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun kerukunan umat beragama.

"Dai-dai yang yang berwawasan moderat tersebut, dapat berdakwah untuk membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta melestarikan budaya Indonesia yang
beragam dan kaya," jelasnya.

Ahmad Zayadi juga mendorong para Da'i moderat tersebut, untuk menyampaikan empat aspek penting, Pertama, pentingnya penguatan wawasan keagamaan yang berkompeten. Kedua, pentingnya kesatuan dan persatuan bangsa, serta menjaga integritas wilayah Indonesia, dengan menekankan nilai-nilai kebangsaan dalam ajaran Islam.

"Ketiga, menjelaskan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Indonesia sebagai bagian dari kehidupan dalam berbangsa. Lalu keempat, mengajarkan nilai-nilai kebangsaan melalui pemahaman tentang sejarah, bahasa, dan budaya Indonesia," kata Zayadi.

Baca Juga: Bentuk Apresiasi Pemerintah pada Ulama, Kemenag Bantu 1 M untuk STAI Al-Anwar Rembang

"Para Da'i moderat ini, dapat menjadi agen perubahan yang berpartisipasi memperkuat wawasan kebangsaan dan memperkuat integritas wilayah Indonesia," ungkapnya.

Kepala Subdirektorat bidang Dakwah dan Hari Besar Islam, Lubenah mengatakan, pengiriman 50 Da'i tersebut berlangsung dari 20 Maret hingga 19 April 2023.

Halaman:

Editor: Melati Tagore

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X