Tak Perlu Mahram Lagi, Perempuan Bebas ke Saudi

- Selasa, 11 Oktober 2022 | 11:45 WIB

MoeslimChoice.Menteri Haji dan Umrah Saudi Dr. Tawfiq Al-Rabiah mengumumkan bahwa mahram (saudara sedarah), yang dalam keseharian di Indonesia biasa disebut muhrim, tidak lagi diperlukan untuk menemani seorang jamaah wanita, yang ingin melakukan perjalanan ke Arab Saudi untuk melakukan Haji atau Umrah dari belahan dunia mana pun.

Menteri mengakhiri kontroversi yang berlarut-larut tentang apakah seorang mahram diperlukan untuk menemani seorang peziarah wanita atau tidak selama konferensi pers di Kedutaan Besar Saudi di Kairo pada hari Senin.

Menteri mengatakan bahwa biaya untuk perluasan Masjidil Haram di Makkah telah melebihi SR200 miliar dan ekspansi terbesar dalam sejarah masjid suci terus berlanjut.

Al-Rabiah mengatakan tidak ada kuota atau pagu jumlah visa umrah yang akan dikeluarkan bagi umat Islam dari seluruh dunia. “Setiap Muslim yang datang ke Kerajaan dengan jenis visa apa pun dapat melakukan umrah,” katanya.

Al-Rabiah menegaskan keinginan Arab Saudi untuk mengurangi biaya haji dan umrah, dengan mengatakan bahwa masalah tersebut terkait dengan sejumlah faktor. Menteri juga merujuk pada upaya yang dilakukan oleh Kerajaan selama periode terakhir mengenai pengenalan dan penggunaan teknologi modern dan digitalisasi layanan yang diberikan oleh kementerian kepada mereka yang ingin mengunjungi Dua Masjid Suci.

“Ini termasuk menggunakan robot untuk memberikan beberapa layanan kepada para peziarah, serta mengembangkan platform Nusk, yang menyediakan banyak fasilitas bagi para peziarah dan pengunjung Masjidil Haram. Pemesanan izin umrah bisa dilakukan melalui platform dalam waktu singkat, dan setelah itu visa bisa diperoleh dalam waktu 24 jam,” tambahnya.[ros]

Editor: Ida Royani

Terkini

Inilah 9 Nasihat Imam Al-Ghazali untuk Orang Kaya

Jumat, 3 Februari 2023 | 23:26 WIB
X