Penyidik Segera Panggil Anak Petinggi Polri yang Pukuli Calon Taruna Akpol

- Sabtu, 19 November 2022 | 18:00 WIB
foto/net
foto/net

MoeslimChoice. Polri masih terus melakukan pengusutan terhadap kasus pemukulan yang melibatkan anak petinggi Polri kepada seorang calon taruna Akpol berinisial MFB (16).

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel), AKP Nurma Dewi mengatakan, penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi dan mengecek lokasi pemukulan di lingkungan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). 

"Kami lakukan cek TKP, apa saja yang bisa menjadi barang bukti, kemudian kami mencari saksi-saksi lagi," kata Kasi Humas Polres Metro Jaksel, AKP Nurma Dewi di Jakarta Selatan, seperti dilansir dari jpnn, Jumat (18/11/2022).  

Menurut AKP Nurma Dewi, sejauh ini sudah ada lima orang saksi yang dimintai keterangan oleh penyidik. Kelima saksi itu, yakni orang tua korban, korban, pelatih, asisten pelatih, serta kakak korban yang juga mengikuti bimbingan belajar (bimbel) di PTIK. 

Perwira menengah Polri itu menyatakan, bahwa olah TKP merupakan kewenangan penyidik untuk mendalami peristiwa yang terjadi. 

AKP Nurma Dewi juga mengatakan, bahwa penyidik menjadwalkan pemanggilan (terhadap terlapor yakni ERB), guna dimintai keterangan pada pekan depan. 

AKP Nurma menjelaskan, mengingat usia korban dan terlapor yang masih di bawah umur, maka undang-undang yang diterapkan adalah UU Perlindungan Anak.

"UU Nomor 76 kemudian juncto 80, Nomor 35 Tahun 2014, dengan ancaman tiga tahun enam bulan" kata AKP Nurma Dewi. 

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu (12/11/2022), saat pelaku dan korban sedang mengikuti bimbel di PTIK. Setelah bimbel, korban pulang dalam keadaan babak belur, sehingga ibu korban, Yusna membuat laporan polisi terkait dugaan tindakan kekerasan. 

Halaman:

Editor: Melati

Terkini

X