Bantah Kesaksian Romer, Putri Candrawathi: Saya Tidak Melihat Tubuh Korban Yosua

- Rabu, 9 November 2022 | 17:30 WIB
foto/net
foto/net

MoeslimChoice. Terdakwa Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo membantah kesaksian Adzan Romer, yang mengatakan bahwa dirinya dikatakan melihat penembakan terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J pada 8 Juli 2022.

Hal tersebut dikatakan Adzan Romer, saat menjadi saksi di persidangan lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, atas terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri (PA) Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (8/11/2022). 

Adzan Romer dalam kesaksiannya menyatakan, pintu kamar Putri di rumah dinas Ferdy Sambo terbuka sehingga wanita yang menjadi terdakwa pembunuhan berencana itu, semestinya bisa melihat penembakan terhadap Brigadir J. Namun, Putri yang diberi kesempatan menanggapi kesaksian Adzan Romer langsung membantahnya.  

"Saya tidak melihat tubuh korban Yosua, seperti yang disampaikan oleh Saudara Romer karena pada saat Ferdy Sambo menyuruh, saya di kamar," kata Putri Candrawathi di ruang sidang PN Jaksel, seperti dilansir dari jpnn, Selasa (8/11). 

Putri Candrawathi mengeklaim, saat dirinya keluar dari kamar, kepalanya ditutupi dengan tangan Ferdy Sambo. 

"(Ferdy) merangkul saya dan tangannya menutupi kepala saya," tambah Putri.  

Adzan Romer yang merupakan mantan ajudan Ferdy Sambo, sebelumnya mengatakan tidak tertutup kemungkinan terdakwa Putri Candrawathi melihat insiden penembakan terhadap Brigadir J dari kamarnya. Dia menyebut kamar Putri Candrawathi lurus dengan tangga rumah tersebut.

Di bawah depan tangga itulah Brigadir J tewas bersimbah darah. Saat itu, kata Romer, kamar Putri Candrawathi dalam kondisi terbuka. 

"Kalau pintunya terbuka bisa (melihat penembakan-red), Yang Mulia dan posisinya lurus (kamar-red)," kata Adzan Romer di ruang sidang PN Jaksel. 

Halaman:

Editor: Melati

Terkini

X