Calon Jamaah Umrah Mesti Tahu, Musim Gugur Makkah akan Banyak Hujan September hingga November

- Kamis, 31 Agustus 2023 | 21:31 WIB
Musim Gugur Arab Saudi akan dilanda tingginya curah hujan Foto Saudi Gazette
Musim Gugur Arab Saudi akan dilanda tingginya curah hujan Foto Saudi Gazette

MoeslimChoice.com-Pusat Meteorologi Nasional (NCM) mengatakan memasuki musim gugur, Arab Saudi akan mengalami curah hujan lebih tinggi.

Ramalan Cuaca NCM untuk musim gugur 2023, turunnya hujan 50% hingga 60% lebih tinggi dari rata-rata musim gugur yang mencakup bulan September, Oktober, dan November.

Musim gugur ini, Wilayah Al-Sharqiyah, Perbatasan Utara, Al-Qassim, Hail, Al-Jouf, Tabuk, Madinah dan sebagian wilayah Riyadh dan Makkah kemungkinan besar akan mendapat hujan lebat.

Baca Juga: Abdelfattah Mashat: Meningkat Pesat Jumlah Jamaah Umrah, Terbanyak dari Pakistan dan Indonesia

Dilansir Saudi Gazette, curah hujan yang lebih tinggi dari rata-rata di wilayah tersebut akan terjadi terutama pada bulan Oktober dan November.

Meskipun tingkat curah hujan akan berada di kisaran rata-rata di seluruh wilayah Kerajaan, laporan tersebut mengklarifikasi bahwa curah hujan pada September akan 40% lebih rendah dari rata-rata di wilayah Jazan dan sebagian wilayah Najran.

Laporan tersebut memperkirakan akan terjadi hujan lebat yang ekstrem dan sangat parah di Arab Saudi, namun menjelaskan bahwa kasus tersebut tidak muncul dalam model iklim jangka panjang dan dapat diprediksi melalui prakiraan jangka pendek yang dikeluarkan oleh NCM.

Baca Juga: Sering Terkendala, Penyiapan Dokumen Jamaah Haji 1445 H/2024 M akan Dilakukan Lebih Awal

Laporan tersebut mengutip kasus curah hujan lebat (ekstrem hingga sangat ekstrem) di Arab Saudi antara tahun 1985 dan 2022,

dan mencatat bahwa tahun 1997 dan 2018 adalah tahun-tahun yang paling banyak terkena cuaca basah ekstrem.

Selama puncak sejarah hujan musim gugur, tahun 1997 terjadi 21 kejadian hujan lebat sementara tahun 2018 terjadi 17 kejadian.

Baca Juga: Mendagri Minta Kades Naikkan Terus Jargon Jadi: Tinggal di Desa tapi Rezeki Orang Kota

Sedangkan untuk kasus yang sangat ekstrem, tahun 2018 merupakan tahun dengan jumlah kasus terbanyak, disusul tahun 5 kasus pada tahun 1997 dan 3 kasus pada tahun 2000.

NCM mengatakan sejak tahun 2007 jumlah kekambuhan kasus hujan ekstrem mengalami peningkatan, namun tidak ada perbedaan pada kasus yang sangat ekstrim.

Mengenai prakiraan suhu permukaan selama musim gugur, NCM mengatakan, prakiraan tersebut menunjukkan bahwa kemungkinan besar suhu akan meningkat hingga 80% di seluruh wilayah Kerajaan,

Baca Juga: Langgar Aturan dan Timbulkan Pencemaran, Dua Perusahaan Pergudangan Batubara Ini Kena Sanksi

dan suhu tersebut akan lebih tinggi dari rata-rata sebesar dua derajat di Riyadh dan wilayah Najran, sementara itu mencapai satu setengah derajat lebih tinggi di sebagian besar wilayah Arab Saudi.

Patut dicatat bahwa musim panas tahun ini akan berakhir secara astronomis pada hari Jumat, 22 September, menurut Pusat Meteorologi Nasional.

Hussain Al-Qahtani, juru bicara NCM, mengatakan bahwa suhu akan turun secara bertahap selama beberapa hari mendatang di sebagian besar wilayah Kerajaan dan musim gugur, yang akan dimulai setelah 24 hari, akan menjadi musim hujan tahun ini.***

Editor: Rosydah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X