Alhamdulillah..Neraca Perdagangan Surplus 5,67 Miliar Dolar

- Rabu, 16 November 2022 | 18:00 WIB

MoeslimChoice.Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Neraca Perdagangan Indonesia pada Oktober 2022 surplus 5,67 miliar dolar Amerika Serikat (AS), dengan nilai ekspor naik 0,13 persen dari bulan sebelumnya.

Hal itu kemarin disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto, dalam konferensi virtual kemarin, Selasa (15/11/2022), di mana ia mengatakan nilai ekspor Indonesia pada Oktober 2022 mencapai $24,81 miliar atau naik 0,13 persen dibanding ekspor September 2022.

Nilai impor mencapai $19,13 miliar atau turun 3,4 persen dibandingkan September 2022. Dengan demikian, neraca perdagangan nasional mengalami surplus sebesar $5,67 miliar.

"Kalau kita lihat tren ke belakang, ini membukukan surplus selama 30 bulan berturut-turut sejak Mei 2020," kata Setianto.

Menurutnya, surplus neraca perdagangan tersebut ditopang komoditas nonmigas, seperti bahan bakar mineral, lemak dan minyak, serta besi dan baja. Sedangkan tiga negara yang menjadi penyumbang surplus terbesar yaitu India, Amerika Serikat, dan China.

Walau begitu, untuk neraca perdagangan migas mengalami defisit. Beberapa komoditas yang menjadi penyumbang di antaranya, yaitu minyak mentah dan hasil minyak.

"Tiga negara dengan defisit nonmigas terbesar, yaitu Australia, Brazil, dan Korea Selatan," tambahnya.

Adapun jika dilihat dari negara-negara G20 selama periode Januari-Oktober 2022 mengalami surplus $22,2 miliar. Atau meningkat dua kali lipat dibandingkan surplus sepanjang tahun 2021. Kendati demikian, surplus tersebut hanya terjadi pada delapan negara anggota G20, sedangkan 11 lainnya mengalami defisit.

"Tiga terbesar surplus (negara-negara anggota G20 -red), yaitu Amerika Serikat (AS), India, dan Uni Eropa," tambahnya.[ros]

Halaman:

Editor: Ida Royani

Terkini

Kemendag Resmikan Nusantara Fashion House di Malaysia

Senin, 6 Februari 2023 | 08:31 WIB

Cegah Plagiarisme, Gambo Muba Didaftarkan HAKI

Rabu, 1 Februari 2023 | 16:00 WIB
X