• Minggu, 5 Februari 2023

Tuntut Kenaikan UMP 10,55 Persen, Para Buruh Geruduk Kantor Pj Gubernur DKI

- Jumat, 2 Desember 2022 | 23:30 WIB
foto:Deman.Moeslimchoice
foto:Deman.Moeslimchoice

MoeslimChoice. Puluhan buruh menggeruduk kantor Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2022). 

Dalam aksinya kali ini, para buruh menolak kenaikan upah minimum provinsi (UMP) sebesar 5,6 persen.
Dari Pantauan di lokasi, terlihat para buruh masih melakukan orasinya, untuk menuntut kenaikan UMP sebesar 10,55 persen. 

Dalam orasinya tersebut, para buruh juga menuding Pj Heru Budi, tidak paham bagaimana susahnya ekonomi buruh jika UMP hanya naik 5,6 persen.

"Pj Gubernur (Heru Budi) gak memahami bagaimana susahnya buruh. Kami disini meminta kepada Pj Gubernur supaya merevisi kenaikan UMP," kata salah satu orator dengan pengeras suara di atas mobil komando (mokom), Jumat (2/12/2022).

Dalam orasinya, buruh juga mengatakan, bahwa tuntutan kenaikan UMP hanya demi anak-anak generasi mendatang agar tidak merasakan susah.

"Kami meminta kenaikan UMP supaya anak-anak generasi kami tidak susah," ucap salah satu buruh itu dengan lantang.

Sebelumnya, Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, bersama organisasi serikat buruh menolak dengan tegas keputusan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, yang menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Tahun 2023 sebesar 5,6 persen.

Menurutnya, kenaikan 5,6 persen atau sebesar Rp 259.944 akan membuat buruh semakin miskin. Terlebih di masa pandemi tidak ada kenaikan upah dan kenaikan harga-harga barang akibat kenaikan BBM, menyebabkan daya beli buruh turun 30 persen. Dengan kenaikan 5,6 persen membuat daya beli buruh dan masyarakat kecil semakin terpuruk.

"Kenaikan 5,6 persen di bawah nilai inflasi tahun 2022. Karena kenaikan UMP tersebut menggunakan inflasi Year to Year, bulan September 2021 - September 2022. Sehingga hal itu tidak bisa mendeteksi kenaikan harga BBM yang yang diputuskan bulan Oktober," terang Said Iqbal.

Halaman:

Editor: Melati

Terkini

Polisi Buru Penembak Bos RMOL Bengkulu

Sabtu, 4 Februari 2023 | 03:10 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Pula Bendungan di Bali

Kamis, 2 Februari 2023 | 20:45 WIB
X