Kasus Ninoy | Ada Upaya Pembusukan Nama Baik PA 212

Polhukam  KAMIS, 10 OKTOBER 2019 | 08:06 WIB

<b>Kasus Ninoy</b> | Ada Upaya Pembusukan Nama Baik PA 212

Ketua Umum PA 212, Slamet Ma'arif

MoeslimChoice | Persaudaraan Alumni (PA) 212 tidak tinggal diam usai sekretaris jenderalnya, Bernard Abdul Jabbar, dijadikan tersangka oleh pihak kepolisian.

Bernard diduga terlibat penganiayaan relawan Joko Widodo, Ninoy Karundeng. Demi memberikan pembelaan di meja hukum terhadap Bernard, PA 212 pun menyatakan menyiapkan 100 pengacara.

"Nanti akan bertemu kembali setelah  bertemu dengan 100 pengacara itu untuk menentukan langkah lanjutan apa, karena banyak langkah hukum yang bisa kita ambil," jelas Ketua Umum PA 212, Slamet Ma'arif, di Jakarta Timur, Rabu (9/10/2019).

Slamet Ma'arif menambahkan, langkah terdekat adalah tim pengacara akan mengajukan penangguhan penahanan Bernard dulu ke Polda Metro Jaya.

"Hasil rapat kemarin dengan tim penasehat, langkah pertama adalah penangguhan penahanan setelah jatuh tersangka," tegas Slamet Ma'arif.

Selain Bernard, ada 12 nama lain yang sudah dijadikan tersangka kasus pengeroyokan Ninoy.

Di samping itu, Slamet Ma'arif mencium ada indikasi yang diduga sebagai upaya pembusukan dan pencemaran nama baik PA 212 secara sistematis dan terorganisir.

Namun, ia menghimbau agar umat Islam, terutama Alumni 212, untuk tidak terpengaruh dengan segala rencana dan dugaan provokasi oleh pihak tertentu.

"Kami mencium ada indikasi diduga upaya pembusukan dan pencemaran nama baik PA 212 secara sistematis dan teroganisir," ungkapnya.

Sebelumnya, Bernard ditetapkan sebagai tersangka setelah diperiksa oleh Polda Metro Jaya sejak Senin (7/8/2019) siang.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, alasan penahanan Abdul Jabbar karena yang bersangkutan turut mengintimidasi Ninoy saat terjadinya penculikan dan penganiayaan.

Argo juga menjelaskan, selain ikut mengintimidasi, tersangka pun turut menginterogasi Ninoy.

"Selain ada lokasi itu, dia juga ikut interogasi dan juga ikut mengintimidasi korban," kata Argo. [yhr]


Komentar Pembaca
Ditolak UGM, UAS Tenang: Kalo Saya Marah, Umat Meledak!

Ditolak UGM, UAS Tenang: Kalo Saya Marah, Umat Meledak!

PendidikanSelasa, 15 Oktober 2019 | 12:47

 Kebakaran Hebat Terjadi di Dekat Rumah Kapolri

Kebakaran Hebat Terjadi di Dekat Rumah Kapolri

Tentang SumselSelasa, 15 Oktober 2019 | 16:37

Ternyata Rumah Milik Ortu Kapolri Ikut Terbakar

Ternyata Rumah Milik Ortu Kapolri Ikut Terbakar

Tentang SumselSelasa, 15 Oktober 2019 | 20:59

Api Berhasil Dipadamkan, Rumah Kapolri Selamat

Api Berhasil Dipadamkan, Rumah Kapolri Selamat

Tentang SumselSelasa, 15 Oktober 2019 | 17:14

BEM SI Jabodetabek-Banten Nekat Mau Aksi Demo Siang Ini

BEM SI Jabodetabek-Banten Nekat Mau Aksi Demo Siang Ini

PolhukamKamis, 17 Oktober 2019 | 05:55