Densus 88 Amankan Terduga ISIS di Jakarta Utara

Hukum  SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 | 12:32 WIB | Ida Iryani

Densus 88 Amankan Terduga ISIS di Jakarta Utara

Sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi penggerebekan terduga anggota ISIS

MoeslimChoice | Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan seorang terduga teroris, yang juga ditengarai merupakan anggota ISIS, dari sebuah rumah di Jalan Belibis V, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (23/9/2019) pagi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan, saat ini tim Densus 88 masih melakukan penyisiran di lokasi itu.

“Betul, Densus masih di lokasi,” ujar Argo saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Susianto, menyatakan, pihaknya memang telah melakukan pengamanan terhadap seorang terduga pelaku terorisme.

"Pagi ini kami telah mengamankan 1 pelaku teroris, [berinisial] MA, yang merupakan anggota ISIS. Sebelumnya, kami sudah mengamankan 6 orang tersangka dari Tambun, Bekasi, dan 1 tersangka dari Bekasi Kota," kata Budhi Susianto, Senin (23/9/2019).

Dari lokasi penyergapan, Budhi menyebutkan ditemukan sejumlah barang bukti, termasuk bahan-bahan peledak yang sudah jadi.

“Ya, pengambilan barang-barang bukti ini membutuhkan penanganan yang lebih hati-hati. Karena informasi, dari teman-teman, bahan peledak yang sudah siap ini termasuk jenis sensitif dan mudah meledak,” katanya.

Maka, menurutnya, proses pengamanan barang bukti itu dilakukan secara hati-hati, sesuai SOP pihak kepolisian.

"Kita sudah amankan barang bukti. Ada bahan peledak yang sudah jadi dan siap ledak. Ini yang proses pengambilannya harus hati-hati dan menggunakan SOP kami, yakni petugas menggunakan baju robotik batu,” katanya.

Terkait keterlibatan MA dan para tersangka lainnya dengan jaringan ISIS, Budhi membenarkan.

“Ya, jaringan ISIS. Kita sudah mapping mereka sebelumnya, dan tersangka memang satu jaringan, ya," jelas Kapolres Metro Jakarta Utara ini.

Indikasi keterlibatan tersangka dengan jaringan ISIS, menurut Budhi, diketahui dari sepotong surat yang kini sudah dijadikan juga sebagai salah satu barang bukti.

"Tersangka merupakan anggota ISIS, di mana ada sepotong surat yang isinya menyerukan ajakkan jihad,” katanya.

Dalam kesehariannya, lanjut Budhi, MA dikenal sebagai buruh pabrik yang rajin mengikuti pengajian di Bekasi setiap Sabtu dan Minggu.

“Menurut keterangan ayahnya, tersangka merupakan pribadi yang tertutup dan cenderung menyendiri, tidak pernah bergaul,” papar Budhi.

Diperoleh keterangan, tersangka MA sebelumnya pernah menikah. Namun, dalam tiga bulan terakhir ini, rumah tangganya berpisah.

“Kita masih melakukan pengembangan lebih lanjut," pungkas Kapolres Metro Jakarta Utara. [yhr]


Komentar Pembaca