Kaligrafer Sukabumi Raih Juara Pertama Lomba Kaligrafi pada JIFEST 2019

Berita  MINGGU, 22 SEPTEMBER 2019 | 13:48 WIB | Adhes Satria

Kaligrafer Sukabumi Raih Juara Pertama Lomba Kaligrafi pada JIFEST 2019

Moeslimchoice | Kusna Sanjaya (42 tahun), pengajar seni rupa di Al Kautsar Boarding School Sukabumi,yang juga alumni UIN Jakarta jurusan Filsafat Ushuluddin, meraih juara pertama pada ajang lomba Kaligrafi di Jakarta Islamic festival (JIFEST) di Masjid Al Hikmah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan(JIFEST), Sabtu (21/9).

Kusna mulai menggeluti seni kaligrafi sejak belajar di pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo. Saat itu usianya masih 17 tahun. Awal ketertarikannya di dunia kaligrafi, karena di pondoknya ada komunitas  AKLAM (Asosiasi Kaligrafer Darussalam) yang khusus beranggotakan para santri ditempat dirinya belajar.

"Saya merasa bahagia keluar sebagai pemenang, walau tidak membayangkan akan keluar sebagai juara satu, mengingat peserta lomba lainnya pun memiliki kemampuan kaligrafi yang juga bagus, ditambah motivasi saya ikut lomba juga bukan ingin juara, tapi sudah lama ingin berkumpul dengan para Kaligrafer, khususnya yang tinggal di DKI Jakarta," imbuhnya. 

Selain mengajar, saat ini Kusna aktif di sebuah  komunitas terbatas yang disebut  SANGKAKALA (Sanggar Seni Kalam Agung). Sebuah  komunitas yang hanya beranggotakan tiga orang sesama alumni Pondok Gontor. Motivasi dibentuknya komunitas ini adalah untuk berkarya bareng secara berkesinambungan. Kegiatan komunitas ini sekarang lebih kepada mengunjungi lembaga lain semacam Studi banding, family gathering dan beberapa kegiatan yang lebih memfokuskan kepada pengembangan hobi semata.

"Kedepan komunitasnya ini mulai fokus kepada produksi kaligrafi, selain bernilai islami, juga mampu memenuhi harapan masyarakat muslim yang gemar dirumahnya memajang kaligrafi," katanya.. 

Menutup wawancaranya, Kusna berpesan kepada Panitia dalam hal ini MUI DKI Jakarta, kiranya terus memberikan peluang-peluang yang lebih banyak lagi, terutama kegiatan festival kaligrafi, selain untuk mencari bibit-bibit baru, juga menjadi sarana silaturahmi para Kaligrafer.Ia juga berharap MUI mampu mempersatukan para kaligrafer. "Semoga MUI kembali menyelenggarakan agenda ini setiap tahunnya, agar para Kaligrafer lebih intens bertemu," harapnya.(des)


Komentar Pembaca
Ditolak UGM, UAS Tenang: Kalo Saya Marah, Umat Meledak!

Ditolak UGM, UAS Tenang: Kalo Saya Marah, Umat Meledak!

PendidikanSelasa, 15 Oktober 2019 | 12:47

 Kebakaran Hebat Terjadi di Dekat Rumah Kapolri

Kebakaran Hebat Terjadi di Dekat Rumah Kapolri

Tentang SumselSelasa, 15 Oktober 2019 | 16:37

Ternyata Rumah Milik Ortu Kapolri Ikut Terbakar

Ternyata Rumah Milik Ortu Kapolri Ikut Terbakar

Tentang SumselSelasa, 15 Oktober 2019 | 20:59

Api Berhasil Dipadamkan, Rumah Kapolri Selamat

Api Berhasil Dipadamkan, Rumah Kapolri Selamat

Tentang SumselSelasa, 15 Oktober 2019 | 17:14

BEM SI Jabodetabek-Banten Nekat Mau Aksi Demo Siang Ini

BEM SI Jabodetabek-Banten Nekat Mau Aksi Demo Siang Ini

PolhukamKamis, 17 Oktober 2019 | 05:55