Saat Di Lokasi, Herman Deru Jadi Tahu Sulitnya Padamkan Karhutla

Tentang Sumsel  JUMAT, 20 SEPTEMBER 2019 | 14:53 WIB

Saat Di Lokasi, Herman Deru Jadi Tahu Sulitnya Padamkan Karhutla

Gubernur Herman Deru saat berada di lokasi kebakaran

MOESLIMCHOICE. Gubernur Sumsel H.Herman Deru bersama  Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan SIP dan Kapolda Sumsel Irjen Pol  Drs Firli Bahuri turun langsung ke Desa Penyandingan, Kecamatan Tulung Selapan Kabuputen Ogan Komering Ilir (OKI) memadamkan api di lahan warga yang berada di sekitar PT. Dinamika Graha Sarana (DGS).

Melihat beratnya lokasi Karhutla serta sulitnya pemadaman menjadi pertimbangan Gubernur Herman Deru untuk dana insentif kepada anggota Satgas Karhutla.

"Sini lihat ini, ini bukan tanah tapi semua gambut. Bisa dibayangkan betapa sulit memadamkannya kalau sudah terbakar. Kalau tidak lihat langsung begini kita tidak akan tahu dan tidak percaya. Makanya saya instruksikan PT DGS bantu warga jangan dibiarkan saja. Kalau dalam minggu ini tidak ada respon saya akan rekomendasikan Bupati mencabut izinnya," tegas Gubernur, kemarin.

Walaupun tidak masuk dalam wilayah izin usaha PT DGS, Gubernur tetap meminta perusahaan perkebunan tebu tersebut ikut mencegah dan menanggulangi kebakaran lahan yang terjadi.  Sehingga mereka tidak terkena pasal pembiaran seperti yang sudah dialami  satu perusahaan di Bayung Lencir.

"Kalau sudah terjadikan sulit dipadamkan. Makanya saya minta diupayakan termasuk kawan-kawan Forkomoinda untuk memblok secepatnya wilayah titik api ini. Panjang blok itu sekitar 5 km kita ajak semua satgas, perusahaan, warga semua harus terlibat," jelasnya.

Herman Deru mengatakan, agar  PT DGS jangan memikirkan apakah ini masuk dalam izin lokasi mereka atau tidak. Sebagai perusahaan yang terdekat dari lokasi kebakaran PT DGS tidak boleh lalai dan membiarkan Karhutla merajalela.

Sebaliknya HD  mengharapkan adanya kepedulian dari Perusaahan terlebih setiap perusahaan itu memiliki Program TanggungJawab Sosial (TJS). Ketegasan seperti ini menurutnya bukan hanya berlaku untuk PT DGS saja namun untuk semua perusahaan perkebunan yang berinvestasi di Sumsel.

"Soal blokade ini memang perlu kerjasama semua pihak soalnya ini bukan hanya di Tulung Selapan tapi tersebar di 9 kecamatan di OKI. Selain water bombing dan menunggu hujan ini harus kita blokade dulu secepatnya," tegas HD.

Disinggung mengenai asap yang menyelimuti Kota Palembang beberapa waktu terakhir diakui Gubernur sebagian besar berasal dari wilayah tersebut yakni kabupaten OKI. Hal ini juga dipengaruhi arah angin yang memang mengarah ke Kota Palembang.

Tak hanya memprioritaskan pemadaman, perhatian juga diberikan HD untuk satgas yang terlibat memadamkan Karhutla. Ia berencana memberikan insentif sebagai bentuk apresiasi kepada mereka yang bersusah payah di lapangan memadamkan api.

"Anggaran yang kita siapkan untuk itu (insentif) itu Rp 4 miliar. Kita sudah minta persetujuan ke Mendagri untuk menggunakan sisa dana yang tidak terduga. Sudah saya tanda tangani untuk tahap awal," tegasnya.

Sementara itu, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan mengatakan untuk membantu pemadaman dengan sistem blokade itu pihaknya segera mengirimkan bantuan 1 SSK. Bantuan ini akan dibagi empat titik dengan personel masing-masing 25 prajurit.

"Kita bagi empat titik ada yang di Tulung Selapan ada juga yang di Rambutan. Kita juga siapkan 2 SSK cadangan. Jadi kalau kurang bisa kita kirim segera, agar pemadaman bisa maksimal," ujarnya. [rhd]


Komentar Pembaca
Ditolak UGM, UAS Tenang: Kalo Saya Marah, Umat Meledak!

Ditolak UGM, UAS Tenang: Kalo Saya Marah, Umat Meledak!

PendidikanSelasa, 15 Oktober 2019 | 12:47

 Kebakaran Hebat Terjadi di Dekat Rumah Kapolri

Kebakaran Hebat Terjadi di Dekat Rumah Kapolri

Tentang SumselSelasa, 15 Oktober 2019 | 16:37

Ternyata Rumah Milik Ortu Kapolri Ikut Terbakar

Ternyata Rumah Milik Ortu Kapolri Ikut Terbakar

Tentang SumselSelasa, 15 Oktober 2019 | 20:59

Api Berhasil Dipadamkan, Rumah Kapolri Selamat

Api Berhasil Dipadamkan, Rumah Kapolri Selamat

Tentang SumselSelasa, 15 Oktober 2019 | 17:14

BEM SI Jabodetabek-Banten Nekat Mau Aksi Demo Siang Ini

BEM SI Jabodetabek-Banten Nekat Mau Aksi Demo Siang Ini

PolhukamKamis, 17 Oktober 2019 | 05:55