Mapolres Jangan Berkesan Angker, Harusnya Jadi Tempat Teduh

Tentang Sumsel  KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 | 16:41 WIB | Rahmad Romli

 Mapolres Jangan Berkesan Angker, Harusnya Jadi Tempat Teduh

MOESLIMCHOICE. Keberadaan  Markas Polres (Mapolres) jangan menjadi tempat yang angker. Melainkan  harus menjadi tempat yang teduh dan menyejukan bagi warga. Terutama  yang hendak mendapatkan pelayanan dan pengayoman dari aparat.

“Keberadaan Mapolres ini tentu harus  dimanfaatkan sesuai dengan peruntukan, terutama dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Jadi jangan markas Polres  menjadi tempat  yang angker bagi masyarakat,” harap Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru ketika menyampaikan sambutan disela-sela peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Mapolres baru di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang terletak  di Jalan Kapten H. Sulaiman Raden Anom Kelurahan Jua-jua Kecamatan Kayu Agung OKI, Kamis (29/9).

Menurut gubernur,  agar tidak terkesan angker ada baiknya keberadaan Mapolres dilengkapi dengan  ruang publik seperti taman bermain atau pusat informasi  yang terkait dengan tugas pokok Polisi sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.

"Nanti dibagian halaman yang masih luas itu dapat juga dibuat ruang publik, taman lalu lintas atau lainnya. Sebagai salah satu bentuk edukasi pada masyarakat teruTama informasi seputar lalu lintas," tambahnya.

Lebih lanjut Herman Deru menilai, keberadaan Polres di suatu wilayah  sangat dibutuhkan, mengingat Polri merupakan institusi yang mendapatkan tugas penting dalam  menciptakan situasi yang kondusif, aman dan nyaman di tengah masyarakat.  Warga tidak khawatir dalam menjalankan aktifitas ekonominya. Berjalan dengan stabil tanpa harus takut dengan kerawanan keamanan.

"Kesejahteraan masyarakat bisa dicapai jika kondusifitas wilayah terjaga. Pemprov. Sumsel salah satu visinya adalah bagaimana kita menciptakan SDM yang unggul. Nah ini tentu dia harus mudah bergerak. Mudah bergerak itu karena nyaman,” tambahnya.

Lebih lanjut dia menilai,  ancaman keamanan sekarang ini berubah-ubah (dinamis).  Jika dulu  aparat dihadapkan dengan budaya masyarakat yang masih  membawa sejata tajam (sajam) atau menyimpan senjata api ilegal (kecepek).  Namun seiring dengan pesatnya teknologi modus operandi kejahatan juga mengikuti trend yakni mengunakan media social (medsos) yakni provokasi, pornografi bahkan berita-berita hoax tidak jelas sumbernya.

“Adalagi kejahatan yang paling nyata saat ini adalah, soal kabut asap akibat pembakaran hutan dan lahan. Karena itu hari ini usai meletakan batu pertama pembangunan Mapolres  OKI ini, kita bersama- sama Forkopimda ada pak Kapolda dan pak Pangdam meninjau upaya pemadaman kebakaran  di Pantai timur, pangkalan lampam dan  tulung selapan,”  tandas Herman Deru sembari mengajak seluruh masyarakat Sumsel aktif membantu dan berdoa agar Karhutla dan kabuat asap di Sumsel segera teratasi.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli dikesempatan yang sama mengucapkan terimakasih pada Gubernur H. Herman Deru  yang  begitu peduli  dengan   jajaran Polri  khususnya dilingkup Polda Sumsel.

"Dibangunya gedung Mapolres OKI ini merupakan salah satu kontribusi beliau. Harapannya tidak lain agar Polri dapat meningkatkan pelayanannya untuk masyarakat," ucap Kapolda. [rhd]


Komentar Pembaca
Ditolak UGM, UAS Tenang: Kalo Saya Marah, Umat Meledak!

Ditolak UGM, UAS Tenang: Kalo Saya Marah, Umat Meledak!

PendidikanSelasa, 15 Oktober 2019 | 12:47

 Kebakaran Hebat Terjadi di Dekat Rumah Kapolri

Kebakaran Hebat Terjadi di Dekat Rumah Kapolri

Tentang SumselSelasa, 15 Oktober 2019 | 16:37

Ternyata Rumah Milik Ortu Kapolri Ikut Terbakar

Ternyata Rumah Milik Ortu Kapolri Ikut Terbakar

Tentang SumselSelasa, 15 Oktober 2019 | 20:59

Api Berhasil Dipadamkan, Rumah Kapolri Selamat

Api Berhasil Dipadamkan, Rumah Kapolri Selamat

Tentang SumselSelasa, 15 Oktober 2019 | 17:14

BEM SI Jabodetabek-Banten Nekat Mau Aksi Demo Siang Ini

BEM SI Jabodetabek-Banten Nekat Mau Aksi Demo Siang Ini

PolhukamKamis, 17 Oktober 2019 | 05:55