Verdi Budidarmo Jadi Bos Kimia Farma

Kesehatan  KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 | 10:17 WIB

Verdi Budidarmo Jadi Bos Kimia Farma

Jajaran direksi baru PT Kimia Farma (Tbk)

MoeslimChoice | Verdi Budidarmo mendapat tugas baru sebagai Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk (KAEF), menggantikan Honesti Basyir.

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menyetujui pengangkatan Verdi Budidarmo sebagai Direktur Utama yang baru menggantikan Honesti Basyir.

"Pemegang saham juga menyepakati pergangkatan Pardiman dan Imam Fathorrahman sebagai Direksi baru Kimia Farma," kata GM Corporate Secretary KAEF, Ganti Winarno Putro, tentang hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Untuk jajaran Direksi PT KAEF hasil RUPSLB kemarin menjadi seperti berikut ini:

  • Direktur Utama: Verdi Budidarmo
  • Direktur Keuangan: Pardiman
  • Direktur Pengembangan Bisnis: Imam Fathorrahman
  • Direktur Produksi dan Supply Chain: Andi Prazos
  • Direktur Umum dan Human Capital: Dharma Syahputra

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui penambahan modal perseroan dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

"Keputusan lain tentang perseroan yang akan mengeluarkan saham baru. Hal tersebut diambil dalam rangka penambahan modal perseroan," ujarnya.

Perseroan juga sedang mengembangkan program transformasi telah diterapkan di Kimia Farma secara bertahap untuk mewujudkan target sebagai tiga besar pemain di industri farmasi nasional pada tahun ini.

"Transformasi menjadi landasan untuk mengimplementasikan tiga strategi utama yakni peningkatan sumber daya manusia yang andal dan kompeten, digitalisasi, dan aliansi strategis (strategic partnership)," katanya.

Untuk itu, transformasi digital telah dilakukan untuk mendukung strategi perluasan jaringan, pemasaran digital, branding serta pengembangan organisasi sebagai bagian dari perubahan mendasar dalam proses bisnis perseroan.

"Konsep digital farmasi diterapkan agar mampu memperkuat seluruh mata rantai dan ekosistem dalam kelompok usaha serta pengelolaan organisasi yang akuntabel," tuturnya. [yhr]


Komentar Pembaca