Keluarga Elvy Sukeasih Jelaskan Haedar Ngamuk karena Skizofrenia

Islamtainment  MINGGU, 15 SEPTEMBER 2019 | 08:55 WIB | Ida Iryani

Keluarga Elvy Sukeasih Jelaskan Haedar Ngamuk karena Skizofrenia

MoeslimChoice | Klarifikasi tentang Haedar, putera sulung pedangdut senior Elvy Sukesih, yang mengamuk di dekat rumahnya, datang dari keluarga. Sang Ibu dan adik Haedar, Fitria, mengakui bahwa Haedar memang menyandang skizofrenia, gangguan jiwa, yang bisa kambuh.

Terlebih lagi, belakangan Haedar menolak berobat dan berkonsultasi dengan dokter. Malah, menurut Fitria, Haedar juga mengamuk jika keluarga membujuknya berobat atau konsultasi dengan ahli kejiwaan.

"Beberapa waktu yang lalu memang pernah dirawat namun dinyatakan bisa kembali dan bersosialisasi normal. Artinya dinyatakan sembuh," kata Fitria di kediamannya di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Sabtu, 14/9/19.

Nah dengan dinyatakan sembuh itu lantas Haedar menolak minum obat. "Sudah beberapa bulan ini menolak minum obat dan nggak mau ke dokter. Bahkan ngancam, sampai (bilang) istrinya 'saya ceraikan kamu'. Kita mengalami dilema dan kesulitan. Kita pengin HR cepat berobat," lanjut Fitria.

Elvy juga mengaku pernah membujuk HR untuk kembali menjalani pengobatan, namun HR selalu menolak.

"Saya harus ngebujuk pakai cara apa yang kita lakukan. Saya baru ngomong, dia sudah ngamuk," ukar Elvy.

Menurut Elvy, HR juga tidak terima disebut gila. Itulah yang membuat putranya itu menolak dirawat di rumah sakit. "Waktu mau dibawa ke rumah sakit, 'apa aku dicampur-campur. Ane dicampur-campur sama orang gila. Ane masih enggak gila masih bisa shalat masih bisa begini-begini'," kata Elvy.

Sedangkan Fitria menjelaskan ulang insiden yang akhirnya memancing amarah HR terhadap tetangganya. Dia bilang, HR mengamuk karena tetangga yang berjualan menolak ketika HR mau mengutang roko. Sebenarnya, kata Fitria, Haedar biasa melakukannya dan keluarga akan membayarnya sebagaimana biasa.

"Tapi mungkin Allah berkehendak dan itu luar biasa, penolakan yang punya warung bikin Haedar tersinggung dan ngamuk. Begitulah ceritanya," lanjut Fitria.

Haedar mengamuk pada Kamis, 12/9/19 sekitar pukul 19.30 WIB. Ia sempat menyerang Junaedi lantaran tidak diberi utangan tiga bungkus rokok. Sebelumnya Haedar meminta asisten rumah tangganya berutang tiga bungkus rokok di warung milik Junaedi. Namun, rokok hanya tersedia satu bungkus.

Mengetahui tidak diberi rokok, HR datang kembali ke warung itu dengan membawa pedang dan menyerang Junaedi serta menghancurkan barang di sekitar warung. Nah, Junaedi melarikan diri setelah diserang dan dilempar pecahan kaca.

Polisi mengaankan Haedar di rumahnya sekitar satu jam pasca kejadian. Lantas petugas yang mengamankan membawa putera sulung Elvy Sukaesih itu ke RS Jiwa Duren Sawit.


Komentar Pembaca