Anies Apresiasi Polisi Tangkap Pemalak di Blok F Tanah Abang

Hukum  MINGGU, 08 SEPTEMBER 2019 | 09:38 WIB | Ilham Akbar

Anies Apresiasi Polisi Tangkap Pemalak di Blok F Tanah Abang

MoeslimChoice | Soal penindakan terhadap pemalakan oleh preman di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi langkah cepat pihak kepolisian. Memag polisi telah menangkap sejumlah pelaku pemalakan massal terhadap pemilik kendaraan yang parkir di Blok F Tanah Abang.

Aksi pemalakan kendaraan di Tanah Abang viral di media sosial beberapa hari ini. Dua korban pemalakan melaporkannya ke polisi. Polisi lantas menangkap para pelaku.

"Saya terima kasih ke pihak kepolisian yang sudah merespon cepat. Apapun alasannya (pemalakan) itu salah dan harus ditindak secara hukum karena itu tindakan pidana," kata Anies di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Sabtu, 7/9/19.

Salah satu peristiwa terjadi pada 5 September 2019, ketika korban yang sedang mengendarai kendaraannya keluar dari Blok F Pasar Tanah Abang dihadang oleh belasan orang yang menunggu di pintu keluar. Mereka meminta uang kepada korban secara paksa.

Polisi telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus pemalakan ini. Mereka adalah Tasiman, 22, Muhammad Nur Hasan, 26, Iqbal Agus, 21 dan Supriyatna, 40. Keempatnya dikenakan pasal soal pemerasan.

Menurut Anies, setiap pelanggaran hukum mempunyai konsekuensi jika dilanggar. Korban pun, kata Anies, jangan ragu untuk melaporkan jika ada pemalakan karena merupakan tindak pidana.

Anies berharap pemalakan yang terjadi seperti di Tanah Abang, tidak terulang dan polisi mesti mencegah tindak pidana ini meluas. "Tindakan seperti ini (pemalakan) perlu tindakan cepat polisi untuk mencegah berulang," ujarnya.


Komentar Pembaca