Dari Dulu Gerindra DKI Jakarta Buka Posko Pengaduan di Setiap Rumah Anggota DPRD

Daerah  SABTU, 07 SEPTEMBER 2019 | 04:00 WIB

Dari Dulu Gerindra DKI Jakarta Buka Posko Pengaduan di Setiap Rumah Anggota DPRD

Moeslimchoice -Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohammad Taufik menegaskan bertemu masyarakat di ruang kerja merupakan bagian dari tugas anggota DPRD DKI.

Dirinya pun membantah pihaknya dinilai latah mengikuti sejumlah fraksi di DPRD yang membentuk Posko Pengaduan Masyarakat.

"Saya ingatkan, Fraksi Gerindra jangan latah bikin posko, karena bertemu dengan masyarakat di ruang kerja itu memang bagian tugas rutin anggota Dewan," kata Taufik di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Jumat (6/9/2019).

Hal itu ditegaskannya pada saat membuka kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) bagi seluruh anggota baru Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024.

"Bikin posko lalu diomongin kesana-sini. Bagi saya itu terlalu genit," ujarnya di hadapan belasan anggota Dewan dari partai berlambang burung garuda.

"Kalau kita mau buka posko jangan di gedung DPRD, karena kasihan masyarakat yang mau menyampaikan aspirasi harus datang ke gedung DPRD sehingga harus keluar ongkos, waktu, dan tenaga," sambungnya.

Sebaliknya, Taufik mewajibkan seluruh anak buahnya yang duduk di kursi Dewan untuk membuat posko pengaduan di rumah masing-masing.

"Setiap anggota Fraksi Gerindra dari periode dulu maupun sekarang, wajib bikin posko di rumah masing-masing. Hal ini juga dalam upaya partai mendekatkan diri dengan masyarakat," ujar Taufik.

Sebagaimana diketahui, Gerindra berhasil mendudukkan kadernya sebanyak 19 orang, termasuk enam wajah lama di kursi Dewan. Taufik pun mengingatkan seluruh anak buahnya agar memperlakukan wartawan sebagai mitra kerja.

Taufik meminta kepada seluruh anggota fraksi terutama yang baru pertama kali bertugas agar selalu menyiapkan diri jika sewaktu waktu diwawancara wartawan.

"Kalau menjawab pertanyaan wartawan jangan asal ngomong, tetapi harus bisa memberikan solusi atau pemikiran yang layak dipertimbangkan.

Taufik juga menargetkan Fraksi Gerindra harus bisa merealisasikan terwujudnya parlemen modern.  "Dengan besarnya APBD DKI berkisar Rp 90 triliun, kita harus bisa mewujudkan parlemen modern yang siap mengontrol pemerintahan," harapnya.(Ang)


Komentar Pembaca