Masyarakat Sorong dan Manokwari Minta Tujuh Tuntutan ke Pemerintah, Salah Satunya Bubarkan Banser

Nasional  MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 | 17:00 WIB

Masyarakat Sorong dan Manokwari Minta Tujuh Tuntutan ke Pemerintah, Salah Satunya Bubarkan Banser

Moeslimchoice - Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, serta Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto pada Kamis, 22 Agustus 2019 mendatangi Papua.

Kedatangannya untuk meninjau keadaan Papua yang sedang terjadi insiden mulai dari pengepungan asrama disertai kekerasan terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya beberapa waktu lalu serta kerusuhan di Manokwari. Mereka mengunjungi beberapa wilayah yaitu Manokwari dan Sorong.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) terpilih asal Papua, Yorrys Th. Raweyai juga ikut hadir bersama pada adat tokoh masyarakat. Dia mengklaim dalam pertemuan tersebut terdapat tujuh tuntutan masyarakat Sorong dan Manokwari untuk pemerintah.

Dengan adanya tuntutan tersebut maka Presiden Joko Widodo diminta hadir di Papua untuk meredakan situasi.

"Artinya Presiden harus datang. Kemudian usut tuntas kasus ini," kata Yorrys ketika ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/8/2019).

Jika tidak kata dia, mereka akan melakukan aksi yang sama. Terlebih mereka akan berbuat lebih parah.

"Kalau enggak mereka akan melakukan aksi yang sama seperti itu," ungkap Yorrys seperti dikutip dari Liputan6.com

7 Tuntutan

Berikut tujuh tuntutan massa di Sorong saat aksi demo yang berlangsung di lapangan Apel Kantor Wali Kota Sorong, pada Rabu 21 Agustus 2019.

1. Agar Pemerintah RI segera memulangkan mahasiswa Papua dari Tanah Jawa kembali ke Papua.

2. Mereka juga mendesak agar presiden mewakili segenap Bangsa Indonesia meminta maaf kepada rakyat bangsa Papua.

3. Pemerintah harus segera bubarkan ormas Banser dari negara Republik Indonesia.

4. Negara RI segera tarik militer organik dan nonorganik dari tanah Papua, biarkan 'monyet hidup' sendiri di bangsanya sendiri,"

5. Agar Presiden Jokowi memecat oknum anggota TNI yang mengeluarkan statement 'monyet' kepada mahasiswa Papua.

6. Meminta agar Pemerintah RI memberikan kebebasan bagi Papua menentukan nasib sendiri. "The right of the self determination for west Papua kepada rakyat Papua.

7. Apabila pemerintah Indonesia tidak mengindahkan pernyataan kami dan melakukan hal yang sama, maka kami akan duduki. (Ang)


Komentar Pembaca