PM Jepang Tuntut Janji Korsel

Internasional  SABTU, 24 AGUSTUS 2019 | 14:05 WIB

PM Jepang Tuntut Janji Korsel

ilustrasi hubungan Jepang-Korea Selatan.

MoeslimChoice | Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, meminta Korea Selatan untuk menepati seluruh janjinya. Termasuk dalam mempertahankan perjanjian bilateral pasca Perang Dunia Kedua dengan Jepang.

"Korea Selatan secara sepihak telah melakukan tindakan yang bertentangan dengan perjanjian 1965. Di mana di sana telah ditetapkan negara berhak mencari kompensasi untuk tenaga kerja masa perang," kata Abe, seperti dilansir NHK News, Jumat (23/8/2019).

Selain itu, Abe juga menyayangkan keputusan Korea Selatan untuk mengakhiri Perjanjian Perlindungan Informasi Militer/General Security of Military Information Agreement (GSOMIA).

Menurut dia, dengan Korea Selatan membatalkan perjanjian itu, sama dengan mereka telah merusak kepercayaan antar dua negara yang saat ini tengah berkonflik itu.

Meski begitu, kata Abe, Jepang akan terus berusaha untuk menghindari hal-hal  yang dapat merusak kerja sama trilateral, mengenai masalah keamanan di Asia timur laut saat ini, antara Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan.

"Jepang akan memastikan keamanan dan perdamaian dan stabilitas kawasan dengan bekerja sama dengan AS," sambung Abe.

Sementara itu, Jepang juga akan terus melanjutkan permintaannya pada Korea Selatan, untuk dapat memulihkan kepercayaan bilateral di antara mereka. [yhr]


Komentar Pembaca