Sah, Kabupaten Bogor Mulai Stop Penggunaan Plastik

Daerah  SABTU, 17 AGUSTUS 2019 | 09:21 WIB | Warni Arwindi

Sah, Kabupaten Bogor Mulai Stop Penggunaan Plastik

MoeslimChoice | Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai menerapkan larangan penggunaan kantong atau kemasan plastik di toko modern dan tempat-tempat perbelanjaan, termasuk hotel, restoran, dan cafe.  Bertepatan dengan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, Sabtu, 17/8/19, larangan itu resmi berlaku.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Atis Tardiana mengatakan, pemerintah daerah telah memiliki payung hukum yang diberlakukan pada sejumlah pelaku usaha. Payung hukum yang dimaksud adalah Peraturan Bupati Bogor yang mengatur penggunaan bahan yang limbahnya berpotensi mengganggu lingkungan tersebut.

“Tanggal 17 Agustus 2019 Perbup nomor 13 tahun 2019 tentang pengurangan penggunaan plastik dan styrofoam mulai diberlakukan. Sasaran Perbup ini mulai dari toko modern, hotel, restoran dan cafe sedangkan untuk pasar tradisional masih belum diberlakukan,” ujar Atis.

Atis bilang, para pelaku usaha di Kabupaten Bogor itu sudah tidak lagi diperbolehkan mempergunakan alat berbahan plastik dan styrofoam. "Toko modern itu tidak boleh lagi mengemas barang belanjaan konsumen dengan plastik sekali pakai. Begitu juga dengan hotel, restoran dan cafe tidak boleh menyediakan sedotan plastik dan styrofoam," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, bukan hanya pihak eksternal, pemerintah kabupaten juga melakukan pelarangan pemakaian berbahan plastik sekali pakai. “Perbup ini juga sasarannya OPD maupun sektoral ataupun pendidikan, didalam pelaksanaan kegiatannya agar mengurangi pemakaian plastik. Misalnya, dalam kegiatan rapat dan kantor tidak lagi menyediakan minuman berkemasan plastik,” ungkapnya.

Langkah tersebut, kata Atis, menjadi upaya pemerintah dalam mengurangi sampah plastik yang semakin hari semakin memprihatikan. “Ini upaya-upaya Kabupaten Bogor dalam mengurangi sampah plastik dan styrofoam yang sejauh ini sudah semakin memprihatikan dan berkontribusi cukup besar dalam pencemaran lingkungan,” tandasnya.


Komentar Pembaca