KM Izhar Terbakar, 3 Penumpang Tewas dan 1 Kritis

Daerah  SABTU, 17 AGUSTUS 2019 | 03:49 WIB

KM Izhar Terbakar, 3 Penumpang Tewas dan 1 Kritis

Salah satu KM Izhar (kanan), jenis kapal kayu tradisional.

MoeslimChoice | Tiga orang penumpang dikabarkan meninggal dunia, dan satu orang lainnya kritis, akibat insiden terbakarnya KM Izhar di perairan Bokori, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (16/7/2019) malam.

"Penumpang yang berada di Desa Tapulaga ini, tiga orang dinyatakan meninggal dunia. Satu orang juga masih kritis," jelas Kepala Desa Tapulaga, Marhaban, saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Sabtu (17/8/2019) dinihari.

Menurut Marhaban, tiga korban meninggal dunia itu terdiri dari seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun, seorang bocah perempuan berusia 1 tahun, dan seorang perempuan. Sedangkan seorang laki-laki dalam kondisi kritis.

"(Yang meninggal) laki-laki satu orang sekitar umur 5 tahun, perempuan satu orang, umur 1 tahun, yang satu ibu-ibu. Sedangkan yang kritis satu orang laki-laki," jelasnya.

Diduga korban meninggal karena tenggelam saat melompat ke laut.

"Mungkin karena melompat di laut, terus berenang, capek, tidak bisa berenang lagi, jadi meninggal," sambungnya.

Marhaman melanjutkan, untuk korban yang dievakuasi di Desa Tapulaga saat ini berjumlah puluhan orang. Namun, menurut informasi yang didapat, jumlah penumpang kapal sekitar 200 orang.

"Kalau penumpang yang berada di Tapulaga baru puluhan. Sementara petugas masih mencatat. Tapi menurut informasi, jumlah penumpang kapal sekitar 200 orang," katanya.

Hingga kini belum bisa dipastikan jumlah korban jiwa maupun korban yang berhasil dievakuasi.

Diketahui, para korban juga dievakuasi ke beberapa desa yang dekat dari lokasi terbakarnya kapal.

"Belum tahu, karena korbannya berhambur. Ada yang dibawa ke Desa Bokori, Desa Bajoe, Desa Bajoe Indah juga," ujarnya.

Ia menambahkan, ada beberapa penumpang yang diduga masih terjebak di dalam kapal.

"Penumpangnya sebagai masih banyak yang berada di kapal, masih ada di kapal mungkin ikut terbakar. Cuma belum tahu persis berapa," pungkasnya. [yhr]


Komentar Pembaca