OKI Kecam India Halangi Muslim di Kashmir Rayakan Idul Adha

Internasional  JUMAT, 16 AGUSTUS 2019 | 09:23 WIB

OKI Kecam India Halangi Muslim di Kashmir Rayakan Idul Adha

Ilustrasi penjagaan di Kashmir

MoeslimChoice | Organisasi Kerjasama Islam mengecam India yang menghalangi muslim di Jammu dan Kashmir merayakan Idul Adha. OKI merasa prihatin atas situasi yang dihadapi umat muslim di wilayah tersebut.

Sekretariat Jenderal OKI mengatakan telah mempelajari laporan pembatasan kebebasan beragama terhadap umat Islam Kashmir. Seperti diketahui, India menutup Kota Srinagar sehingga menghalangi umat Islam yang akan shalat dan merayakan Idul Adha.

“Penghalangan terhadap hak-hak beragama merupakan pelanggaran serius terhadap hukum hak asasi manusia internasional, dan merupakan penghinaan terhadap umat Islam di seluruh dunia,” kata Sekretariat Jenderal OKI dalam situsnya.

OKI mendesak masyarakat internasional meningkatkan upaya penyelesaian perselisihan di Jammu dan Kashmir. OKI juga mendesak Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) membahas situasi di wilayah yang dikuasai India sesuai dengan aturan resolusi Dewan Keamanan.

Umat Islam di Kashmir merayakan Idul Adha pada Senin, 12/08/2019, mengikuti keputusan pemerintah Pakistan. Namun, pihak keamanan India menutup kota terbesar Srinagar, dengan alasan mengantisipasi kerusuhan pasca pencabutan otonomi khusus di Kashmir. Polisi berperalatan anti-huru hara lengkap terlihat berjaga-jaga di berbagai sudut jalan Srinagar. Pos pemeriksaan ditambahkan pada tengah malam dan kawat berduri ditambahkan.

 


Komentar Pembaca