Sudah Asap, Puting Beliung Pula di Pontianak

Daerah  SELASA, 13 AGUSTUS 2019 | 21:23 WIB | Warni Arwindi

Sudah Asap, Puting Beliung Pula di Pontianak

Puting beliung menerjang Pontianak. | RMOL Kalbar.

MoeslimChoice | Belum usai gangguan asap menerpa warga Pontianak, Kalimantan Barat, giliran angin puting beliung menerjang pula. Akibat amukan puting beliung, Selasa petang, 13/8/19, sejumlah kawasan mengalami pemadaman listrik lantaran kawat transmisi ihinggapi seng yang berrterbangan.

Warga pun mengeluh dengan kondisi gelap menjelang malam itu. Di media sosial twitter, netizen Indra Wahyudi dalam akun @twitiwe mengungkapka terjadi lagi listrik padam di sebagian besar area kota Pontianak.

Dalam kicauannya, Indra bilang, "Panas terik listrik padam, hujan listrik padam, asap karhutla listrik padam. Jakarta ada kompensasi?"


Sedangkan Manager Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Kalbar Syaipunnur Rahsia dalam keterangannya menyatakan yang menyebabkan pemadaman listrik di kota tugu khatulistiwa itu adalah amukan puting beliung. “Telah terjadi cuaca buruk disertai angin puting beliung yang menghantam Kota Pontianak dan sekitarnya. Sehingga menyebabkan gangguan pada jaringan transmisi PLN arah Siantan – Sei Raya,” ujarnya.
 
Dia bilang, puting beliung tersebut mengakibatkan beberapa gardu induk padam pada pukul 15:43 WIB. “Angin puting beliung menyebabkan beberapa benda asing yang diduga plat seng berterbangan dan menempel pada kawat transmisi,” kata Syaipunnur.

Namun, lanjut Syaipunnur, dalam tujuh menit sejak terjadinya gangguan, gardu induk Bengkayang sudah kembali bertegangan dan selanjutnya diikuti beberapa gardu induk lain di Kota Pontianak. “Alhamdulillah pada pukul 16:32 WIB seluruh gardu induk yang terhubung melalui jaringan transmisi sudah kembali normal, dan masyarakat pun dapat segera menikmati listrik kembali,” jelas dia.

Menurutnya, kejadian tersebut adalah kehendak alam. Pihaknya hanya memastikan segala gangguan dari alam segera dengan cepat ditangani.

Sedangkan di kabupaten tetangga Kota Pontianak, Kubu Raya, angin puting beliung bukan hanya berdampak pada jaringan PLN, melainkan juga merusak perumahan warga. Di Sungai Ambawang, Kubu Raya, misalnya, atap seng warga berhamburan dan bahkan sejumlah atap rumah roboh.

Jadi, atap seng yang berterbangan itulah ada yang hinggap di kabel transmisi PLN. Harap maklum.


Komentar Pembaca