Muslim Kashmir Rayakan Idul Adha dengan Penjagaan Ketat

Internasional  SELASA, 13 AGUSTUS 2019 | 15:30 WIB

Muslim Kashmir Rayakan Idul Adha dengan Penjagaan Ketat

foto/net

Moeslimchoice. Rakyat Muslim India di wilayah Jammu dan Kashmir tetap merayakan Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah meski dengan penjagaan yang sangat ketat.  Perayaan ini dilaksanakan usai pemerintah wilayah Kashmir mencabut larangan penduduk untuk ke luar rumah dan menunaikan shalat (Idul Adha) di masjid.

Pihak kepolisian Srinagar, menyatakan bahwa perayaan Idul Adha berlangsung damai dan bebas dari insiden yang tak diharapkan.

Pihak pemerintah dilaporkan telah membicarakan rencana perayaan Idul Adha bersama para ulama setempat pada Minggu (10/8) malam kemarin.

Keadaan di Jammu dan Kashmir semakin tak menentu usai pemerintah India memutuskan untuk mencabut pasal 370 dalam konstitusi India yang mengatur otonomi khusus untuk wilayah tersebut.

Bagaimanapun juga, langkah pemerintah India ini telah memicu ketegangan antara pemerintah India dan Pakistan.

Bahkan, Pakistan telah mengambil sikap sebagai bentuk protes terkait penghapusan pasal tersebut. Di antaranya Perdana Menteri Imran Khan langsung memanggil duta besarnya di New Delhi dan mengusir Duta Besar India di Islamabad. Tak hanya itu, bahkan Pakistan juga melarang film-film Bollywood beredar di negara itu. 

Wilayah Kashmir telah menjadi titik konflik antara India dan Pakistan sejak negara itu merdeka dari jajahan Inggris pada tahun 1947.

Kedua negara pun memiliki wilayah di Kashmir. Setengah Kashmir dikontrol oleh pemerintah India dan setengahnya lagi oleh pemerintah Pakistan. [mt/lip-islam] 


Komentar Pembaca