Info Haji 2019

Mabit di Mina, Menag Pun Ikut Antre di Kamar Mandi

Kabar Tanah Suci  SELASA, 13 AGUSTUS 2019 | 14:30 WIB

Mabit di Mina, Menag Pun Ikut Antre di Kamar Mandi

foto/net

Moeslimchoice. Mengantri di kamar mandi saat menginap (mabit) di Mina, rupanya berlaku untuk siapa saja, tak terkecuali Amirul Hajj Indonesia, yaitu Menteri Agama  Lukman Hakim Saifuddin. 

Menag masuk antrian pada pukul 04.20 waktu Arab Saudi (WAS), dan baru dapat giliran masuk kamar mandi sekitar pukul 04.45 WAS. Itu artinya Menag ikut mengantri selama kurang lebih 25 menit.

"Itu menteri ya? Ikut antri juga," kata Budi, jamaah haji asal Kalimantan Selatan yang tergabung dalam kloter 19 Embarkasi Banjarmasin (BDJ 19) saat melihat Menag sedang antri di kamar mandi Mina, Selasa (13/8) pagi.

Sebenarnya, ada 28 kamar mandi khusus pria di tenda dekat misi haji Indonesia. Namun, banyaknya jumlah jamaah yang tinggal di Maktab tersebut, menyebabkan antrian cukup panjang menjadi pemandangan yang biasa terlihat, terutama saat menjelang waktu shalat. Menjelang waktu Shubuh biasanya menjadi waktu antrian yang terpanjang.

Selain Budi, jamaah haji lain yaitu Mulyono yang kebetulan berada di depan barisan Menteri Agama. Tahu kalau ada Menteri di belakangnya, Mulyono pun berusaha mempersilahkan orang nomor satu di Kementerian Agama itu untuk maju terlebih dahulu. 

"Saya tidak enak. Lalu saya persilahkan. Tapi beliaunya tidak mau. Mintanya sesuai antrian saja," tutur Mulyono asal Majalengka yang tergabung dalam kloter 75 Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 75).

Lebih lima tahun menjabat sebagai Menteri, Menag Lukman memang terus berusaha mendorong Pemerintah Arab Saudi agar meningkatkan kualitas layanan di Mina, terutama terkait tenda dan kamar mandi (toilet).  

Dan baru-baru ini, saat bertemu Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Muhammad bin Salih Banten,  serta Gubernur Makkah, Khalid Al Faishal bin Abdul Aziz, Menag kembali menegaskan pentingnya percepatan renovasi Mina agar tenda dan kamar mandi lebih memadai. [mel] 


Komentar Pembaca