Ahli Kanker Usus: Nggak Masalah Makan Sate Kambing

Kesehatan  SENIN, 12 AGUSTUS 2019 | 10:05 WIB

Ahli Kanker Usus: Nggak Masalah Makan Sate Kambing

Ilustrasi sate kambing

MoeslimChoice | Idul Adha identik dengan daging kambing. Sejumlah makanan hasil olahan kambing pun berseliweran, seperti sate kambing. Sayangnya, berbagai penelitian mengaitkan daging merah dan bakar-bakaran berisiko kanker usus atau kolorektal.

Secara kesehatan, anggapan itu ternyata tidak selalu benar. Menurut Ahli kanker usus dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Toar JM Lalisang, Sp(K) BD, konsumsi sate kambing tidak masalah.

"Makan saja, nggak ada masalah. Kan nggak setiap hari juga," kata Toar, ditemui di RSCM baru-baru ini.

Ia menjelaskan, konsumsi daging merah memang dikenal sebagai salah satu faktor risiko kanker kolorektal. Namun sejumlah riset membuktikan, ada lebih banyak faktor lain yang berpengaruh.

"Di Padang, kanker kolorektal di Jawa justru lebih tinggi," kata dr Toar, menyinggung kebiasaan orang Padang yang banyak makan rendang sapi.

Hal yang sama juga terjadi pada makanan yang diolah dengan cara dibakar. Sejumlah literatur memang menyebutnya sebagai penghasil karsinogenik atau penyebab kanker. Namun lagi-lagi, ada banyak faktor lain yang berpengaruh sehingga tidak perlu khawatir berlebihan.

 


Komentar Pembaca