Habib Rizieq (Juga) Berkhutbah Arafah

Kabar Tanah Suci  SENIN, 12 AGUSTUS 2019 | 08:36 WIB | Warni Arwindi

Habib Rizieq (Juga) Berkhutbah Arafah

MoeslimChoice | Tanpa diduga Habib Rizieq Shihab memberikan khutbah di antara Jamaah Haji yang melakukan wukuf di Padang Arafah. Khutbah Habib juga telah viral di berbagai media sosial termasuk di Youtube yang telah memuat rekaman khutbahnya sejak pagi hari Lebaran Idul Adha, Minggu, 11/8/19.

Dalam khutbah selama 24  menit di depan sebuah rombongan Jamaah Haji yang tengah wukuf di Arafah, Rizieq bicara tidak dalam banyak tema. Isi khutbahnya hanya berisi pesan agar para jamaah haji beriman dan bertakwa secara penuh kepada Allah dan Rasul dengan menjalankan perintah serta menjauhi larangannya seperti mencontoh keimanan nabi Irahim, Ismail, dan Siti Hajar (isteri nabi Ibrahim).

"Saya pesankan kepada diri saya dan seluruh jamaah haji  yang tengah wukuf agar selalu bertakwa. Haji itu Aroaf, wukuf adalah jantungnya haji, Wukuf ini memiliki arti sangat penting yakni menentukan bisa diterima atau tidaknya ibadah haji  yang kita tengah jalankan itu."

"Maka bertakwalah. Jalankan perintah Allah, jalankan salat, zakat, dan rukun Islam dan Iman lainnya dengan meninggalkan larangan dan menjalankan perintahnya," pesan Rizieq lagi.

Selanjutnya, Rizieq, mengatakan semua jamaah harus pula bersedia menjadi pribadi yang secara total mengikhlaskan diri kita kepada Allah semata. Semua berserah kepadanya sembari terus berharap dan selalu menunggu rahmat dan magfirahnya. "Saat orang beriman sudah duduk di Arafah melakukan wukuf, maka pada saat itu jutaan rahmat yang tak terhingga turun dari Allah. Di hari ini tak ada lagi iblis menghalangi rahmat Allah. Maka celakalah seseorang bila keluar dari wukuf di Arafah, tak mendapat ampunan dari Allah Swt," tegasnya.

Selain itu, lanjut Rizieq melakukan wukuf di Arafah membuat setiap Muslim rendah hati serta menanggalkan semua atribut keduniawian. "Di pandang Arafah ini kita lihat semua umat Islam dari seluruh dunia duduk bersimpuh. Tidak ada yang beda pada hari ini, tak ada lagi perbedaan mana yang kuasa dan jelata, mana yang rakyat dan mana yang raja. Semua sama."

Sehingga kata Rizieq, melakukan wukuf di Arofah adalah komitmen untuk melakukan ‘taubatan nashuha’. Untuk itu ke depan semua  khilaf dan dosa dimintakan ampunan, dan mulai hari ini hendaknya semua tindakan dosa dan maksiat ditanggalkan.

"Terlalu banya dosa dan maksiat yang kita bawa ke negeri ini (Arafah). Kita berharap kita ke depan setelah kembali ke tanah air, semuanya keburukan kita tanggalkan dan harus hidup menjadi lebih baik. Di Arafah ini hendaklah semuanya bisa bercermin tentang dahysatnya pengorbanan Ibrahim, Ismail dan Hajar. Di sini tercermin adanya iman tanpa keraguan, sebuah iman  tingakatan iman yang paling tinggi."

Mengapa meneledani iman Ibrahim, Ismail, dan Hajar menjadi sangat penting? Habib Rizieq mengatakan: “Di mana mana manusia disuruh menyembelih anaknya. Tapi Ibrahim As tak pernah ragu. Dia yakin itu adalah wahyu Allah Swt dan dijalankannya dengan tanpa ragu.

Dan hebatnya Ismail pun menerima: ‘Ayahanda, laksanakan saja bila itu perintah Allah. Laksanakan saja. Tak perlu ragu.’ Jadi ini, subhanallah, sebuah cermin dari iman tanpa keraguan."

"(Maka) kalau itu sudah merupakan perintah Allah laksanakan saja. Tak perlu keraguan. Jadi laksanakan apa yang diperintah Allah dan Rasullnya. Apa saya yang diperintahkannya laksanakan saja," tegasnya beberapa kali.

Sedangkan khutbah wukuf dari pejabat kementerian agama disampaikan oleh KH A Bunyamin Ruhiyat selaku Naib Amirul Hajj Indonesia. Selain jamaah haji Indonesia, khutbah wukuf juga disaksikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin selaku Amirul Hajj Indonesia. Khutbah wukuf kali ini mengusung tema 'Menggapai Haji Mabrur di Arafah'.


Komentar Pembaca
[Video] Buya Yahya: Film <i>The Santri</i> Langgar Syariat Islam

[Video] Buya Yahya: Film The Santri Langgar Syariat Islam

IslamtainmentSelasa, 17 September 2019 | 10:28

Film <i>The Santri</i> Menuai Kontroversi

Film The Santri Menuai Kontroversi

IslamtainmentSenin, 16 September 2019 | 09:25

Kisah Korban QNET I Mahasiswa Lampung Terkurung Tujuh Hari di Jakarta
Habib Umar Bin Hafizd Hadir di JIC, Jumat 20 September 2019

Habib Umar Bin Hafizd Hadir di JIC, Jumat 20 September 2019

IslamtainmentKamis, 19 September 2019 | 17:00

Kisah Korban QNET I Sejak Awal Para Leader QNET Mengajari Utang Gadai dan Jual
OTT KPK Tangkap 3 Direksi Perum Perindo

OTT KPK Tangkap 3 Direksi Perum Perindo

HukumSelasa, 24 September 2019 | 02:55

Moeldoko Klarifikasi Soal KPK Kaitannya dengan Investasi

Moeldoko Klarifikasi Soal KPK Kaitannya dengan Investasi

NasionalSelasa, 24 September 2019 | 02:05

<b>Bara Papua</b> | Rusuh Mencari Momentum Sidang Majelis Umum PBB

Bara Papua | Rusuh Mencari Momentum Sidang Majelis Umum PBB

NasionalSelasa, 24 September 2019 | 00:55

Mantan Menteri dan Gubernur BI Arifin M Siregar Tutup Usia

Mantan Menteri dan Gubernur BI Arifin M Siregar Tutup Usia

NasionalSelasa, 24 September 2019 | 00:05

Mahasiswa Janji Balik ke DPR dengan Massa Lebih Banyak Lagi

Mahasiswa Janji Balik ke DPR dengan Massa Lebih Banyak Lagi

PolhukamSenin, 23 September 2019 | 22:55