PN Depok Putuskan Aset First Travel Diambil Negara

Hukum  SABTU, 10 AGUSTUS 2019 | 11:24 WIB | Sunarya Sultan

PN Depok Putuskan Aset First Travel Diambil Negara

Foto istimewa

MoeslimChoice | Majelis hakim Pengadilan Negeri Depok memutuskan aset dari PT First Anugrah Karya Wisata atau First Travel terkait dengan perkara penipuan dan penggelapan dana jemaah umrah dirampas untuk negara. Berdasarkan informasi, total aset yang disita oleh negara diperkirakan mencapai Rp905,33 miliar.

Dari sejumlah barang yang disita tersebut, terdapat puluhan aset mewah yang bernilai cukup besar seperti barang-barang mewah, tanah, rumah, mobil, hingga aset bisnis.

Bukan hanya merugikan calon jemaah yang berjumlah 63.310 orang, First Travel juga telah merugikan beberapa vendor seperti utang vendor tiket sebesar Rp85 miliar, provider visa Rp9,7 miliar, dan pihak hotel Rp24 miliar.

Pada April 2017, First Travel menyerahkan aset-aset milik Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan berupa rumah di Sentul, kantor di Depok, dan rumah di RTM Depok serta beberapa mobil seperti Hummer, Vellfire, VW, Caravelle, Fortuner, dan Pajero sebagai hutang FT kepada PT Kanomas Arci Wisata (Kanomas Tour & Travel) sebagai vendor tiket.

Kuasa hukum calon jemaah First Travel Riesqi Rahmadiansyah menyebutkan, belum diketahui jumlah pasti nilai keseluruhan aset yang dirampas oleh negara.

Namun, pihaknya terus mengupayakan agar aset-aset tersebut dapat dikembalikan ke calon jemaah dengan harapan mereka bisa diberangkatkan ke Tanah Suci.

Riesqi sendiri juga telah menyiapkan yayasan bagi para calon jemaah dan menyerukan para calon jemaah untuk bersatu demi mendapatkan kembali hak mereka.


Komentar Pembaca