FPI Tantang Moeldoko?

Nasional  KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 | 18:58 WIB

FPI Tantang Moeldoko?

Foto Ilustrasi/net

Moeslimchoice - Hingga kini permohonan perpanjangan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Front Pembela Islam (FPI) belum dikabulkan. Ada beberapa syarat administrasi yang belum dipenuhi FPI. Salah satunya adalah Pernyataan Menerima Pancasila sebagai Ideologi.

Sehubungan itu, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI Purn Moeldoko meminta FPI untuk mendeklarasikan diri menganut paham Pancasila.

Menanggapi tantangan Moeldoko, Juru Bicara FPI Slamet Maarif tersengat. Ia menyatakan heran,  Moeldoko mengajukan tantangan tersebut. Menurut dia, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab sejak lama berkomitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan komitmen tersebut, otomatis FPI secara kelembagaan, berpegang teguh kepada Pancasila sebagai ideologi bangsa.

"Kan Imam Besar HRS (Habib Rizieq Shihab) sudah sering deklarasi untuk NKRI. Jadi, tunjukkan saja di mana yang anti Pancasila," ucap Slamet seperti dikutip dari JPNN, Kamis (8/8).

Lagi pula, kata dia, sikap Pancasila tidak harus dengan deklarasi ke hadapan publik. Sikap Pancasila itu, kata Slamet, ditunjukkan dalam setiap perbuatan, contohnya, tidak melakukan korupsi uang rakyat.

"Buat apa deklarasi Pancasila kalau faktanya dia korupsi rampok uang negara, jual-jual aset negara, serahkan obyek vital ke asing dan aseng, biarkan ekonomi dikuasai segelintir aseng sementara pribumi makin terjepit, BUMN dijual-jualkan," ungkap dia.

Sebelumnya Moeldoko mengajak FPI agar jangan mengembangkan ideologi selain Pancasila. Hal itu menurutnya prinsip dasar yang harus dipenuhi setiap organisasi termasuk FPI.

"Jangan mengembangkan ideologi lain, sudah itu prinsipnya. Dengan tegas FPI (nyatakan), oke ideologi saya Pancasila, selesai. Perilaku-perilaku Pancasila, selesai," ungkap di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (6/8). [Ang]


Komentar Pembaca