Poliri Paling Banyak Melanggar HAM

Hukum  RABU, 07 AGUSTUS 2019 | 21:00 WIB

Poliri Paling Banyak Melanggar HAM

Moeslimchoice - Kasus kasus dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) paling banyak dilakukan oleh kepolisian.

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Beka Ulung Hapsara, memaparkan pada tahun 2018 Komnas HAM menerima 6.098 pengaduan. Pengaduan terbanyak ditujukan kepada kepolisian, lalu korporasi, dan pemerintah daerah.

“Saya kira tiga pihak ini selalu menjadi telapor paling banyak di Komnas HAM setiap tahunnya,” kata Beka dalam Laporan Tahunan di kantor Komnas HAM, Rabu (7/8) di Jakarta. Ini memberikan gambaran bahwa standar pelaksanaan hak asasi manusia di institusi tersebut masih perlu diperbaiki.

Selain itu, Komnas HAM mencatat menguatnya politik identitas setelah pilkada 2017. Residunya pun masih belum tuntas pascapilpres yang juga sedikit-banyak menggunakan politik idenditas untuk strategi memenangkan kandidat.

“Akibatnya, pada kualitas kebijaan publik baik di pemerintah daerah dan kepolisian selaku aparat keamanan ketika mengeluarkan instruksi atau kebijakan, lebih banyak dipengaruhi oleh desakan massa segala macam,” kata dia. Ia juga menilai soal intoleransi aktornya mengalami pergeseran.

Beberapa tahun lalu, aktor-aktor intoleransi banyak dilakukan oleh oknum diluar negara. Namun di tahun kemarin semakin banyak aktor-aktor negara yang justru banyak mengeluarkan mengeluarkan kebijakan-kebijakan diskriminatif dan akhirnya menimbulkan intoleransi di masyarakat.

“Bukan hanya perda (peraturan daerah), tapi juga misalnya instruksi bupati. Keputusan bupati yang kemudian tidak melalui forum konsultasi publik sebagai dasar pengambilan keputusan. Ini catatan penting bagi kita semua, supaya penegakan, perlindungan, dan penghormatan kepada HAM ke depannya menjadi lebih baik,” ujarnya. (Ang)


Komentar Pembaca