Iwa Karniwa Belum Kembalikan Dana Gratifikasi

Hukum  RABU, 31 JULI 2019 | 05:55 WIB | Warni Arwindi

Iwa Karniwa Belum Kembalikan Dana Gratifikasi

Iwa Karniwa dan Bartholomeus Toto

MoeslimChoice | Hingga saat ini, tersangka suap perizinan proyek Meikarta, Iwa Karniwa yang tak lain merupakan Sekda Jawa Barat (Jabar) belum mengembalikan sejumlah uang suap yang ia terima. Iwa diduga menerima suap senilai Rp 900 juta dari seorang perantara PT Lippo Cikarang.

Dana itu mengalir melalui Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi Nurlaili. Ini terkait pembahasan substansi Raperda tentang Rencana Detail Tata Ruang Kabupaten Bekasi tahun anggaran 2017 silam.

"Saya belum mendapat informasi kalau Sekda Jawa Barat kembalikan uang," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 30/7/19.

Namun demikian, lanjut Febri, jika Iwa Karniwa ingin mengembalikan uang yang diduga hasil suap itu ke KPK, maka hal itu akan menjadi bahan pertimbangan lembaga antirasuah dalam proses hukum yang dijalani Iwa.

"Itu akan dipertimbangkan sebagai faktor yang meringankan meskipun ada ketentuan bahwa tidak secara otomatis menghilangkan pidana," sambung Febri.

Selain Iwa, KPK juga menjerat mantan Presiden PT Lippo Cikarang, Bartholomeus Toto yang diduga menyetujui setidaknya lima kali pemberian pada Bupati Bekasi Neneng Hasanah, baik dalam bentuk dolar AS maupun rupiah dengan total Rp 10,5 miliar.

Penetapan tersangka Sekda Jabar dan Eks Presdir Bartholomeus ini merupakan pengembangan perkara suap izin Meikarta. Pengadilan Tipikor sebelumnya sudah menjatuhkan hukuman pidana kepada mantan Bos Lippo Group, Billy Sindoro, Bupati Bekasi Neneng Hasanah, dan Kabid Penata Ruang di Dinas PUPR Bekasi, Neneng Rahmi.


Komentar Pembaca