Bareskrim dalami Informasi Penjualan NIK dan Nomor KK

Polhukam  SENIN, 29 JULI 2019 | 14:21 WIB

Bareskrim dalami Informasi Penjualan NIK dan Nomor KK

Ilustrasi kartu keluarga

MoeslimChoice | Tim jajaran Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri akan mendalami informasi penjualan Nomor Induk Kependudukan dan Nomor Kartu Keluarga (KK) yang viral di media sosial.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan, tim akan mendalami unsur pidana dalam kasus tersebut.

"Kalau ditemukan ada unsur perbuatan melawan hukum, kami harus betul-betul mengidentifikasi siapa pemilik akun yang sebenarnya," kata Dedi di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 29/7/2019.

Ia melanjutkan, jika telah menemukan pelaku yang melakukan ilegal akses dengan memperjualbelikan NIK dan nomor KK itu, Dittipidsiber Bareskrim akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.

Menurut Dedi, polisi belum menemukan adanya laporan dari masyarakat terkait informasi penjualan NIK dan nomor KK tersebut. Kendati demikian, tim secara proaktif melakukan kegiatan patroli siber dalam rangka menganalisa akun mana saja yang menyebarkan informasi penjualan NIK dan nomor KK tersebut.

 


Komentar Pembaca