Tim Verifikasi Bilang Bendera di MAN 1 Sukabumi Tak Terkait HTI

Daerah  SENIN, 22 JULI 2019 | 05:12 WIB

Tim Verifikasi Bilang Bendera di MAN 1 Sukabumi Tak Terkait HTI

Dr Ahmad Umar, MA di MAN 1 Sukabumi, Jawa Barat. | Kemenag.

MoeslimChoice | Kicauan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di akun media sosial twitter bahwa tim pusat turun menangani serius foto siswa MAN 1 Sukabumi, Jawa Barat mengibarkan bendera kalimat tauhid di halaman sekolahnya, sudah keluar hasilnya. Yang turun ke Sukabumi adalah Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswan (KSKK) Madrasah Dr Ahmad Umar, MA.


Walhasil, berkoordinasi dengan Kepala Kantor Kemenag Sukabumi, tim ini mengkonfirmasi dan memverifikasi informasi yang beredar kepada Kepala MAN 1 Sukabumi dan siswa yang mengibarkan bendera. “Berdasarkan penjelasan mereka dan keterangan sejumlah pihak, untuk sementara kami menyimpulkan tidak ada indikasi keterkaitan dengan HTI (Hizbut Tahrir Indonesia),” ungkap Umar dalam keterangannya, Minggu, 21/7/19.

Umar bilang, pengibaran bendera ini lebih karena ketidakmengertian siswa terhadap sensitivitas penggunaan bendera yang mirip dengan bendera ormas terlarang, HTI. Bendera itu dikibarkan dalam even promosi seusai program pengenalan siswa baru. Mereka ingin menarik perhatian siswa baru untuk ikut ekskul keagamaan di madrasah.

“Namun demikian, kami masih terus melakukan penelusuran untuk mendapatkan data lebih komprehensif. Jika ternyata ditemukan unsur pidana, kami serahkan kepada penegak hukum,” terangnya.

Selain itu, tim juga menyampaikan pengertian dan pembinaan kepada para siswa dan guru MAN 1 Sukabumi. Mereka juga sudah menandatangani surat pernyataan sebagai komitmen untuk patuh pada pembinaan Kemenag.

Umar menegaskan bahwa pihaknya menaruh perhatian serius terhadap persoalan ini. Terlebih, Kemenag sedang menggencarkan internalisasi nilai agama yang selaras dengan nilai keindonesiaan, terutama di lingkungan lembaga pendidikan.

“Tadi disepakati juga bahwa Kepala Kankemenag Sukabumi akan segera melakukan pembinaan ke seluruh madrasah setempat agar tidak terjadi kasus serupa serta tidak terpapar paham ekstrem dan pengaruh ormas terlarang,” tandasnya. ~Ilham Yoseph


Komentar Pembaca
BEM SI Jabodetabek-Banten Nekat Mau Aksi Demo Siang Ini

BEM SI Jabodetabek-Banten Nekat Mau Aksi Demo Siang Ini

PolhukamKamis, 17 Oktober 2019 | 05:55

<b>Kabinet Jokowi</b> | Satu Kepala Daerah Jadi Menteri

Kabinet Jokowi | Satu Kepala Daerah Jadi Menteri

PolhukamRabu, 16 Oktober 2019 | 12:51

Purna Tugas Sebagai Mendikbud, Muhajir Puji Jokowi Setinggi Langit
 Kebakaran di Kampung Kapolri, Hanya Menyisakan Baju Di Badan

Kebakaran di Kampung Kapolri, Hanya Menyisakan Baju Di Badan

Tentang SumselRabu, 16 Oktober 2019 | 14:12

 Biar Muratara Makin Aman, Ini Solusi Dari HD

Biar Muratara Makin Aman, Ini Solusi Dari HD

Tentang SumselSabtu, 19 Oktober 2019 | 14:47

Pameran Dagang Internasional “Trade Expo Indonesia” Digelar di ICE BSD
Wahana Baru “Snowbay Kids  Pool” Baru Saja Diluncurkan
Kaisar Naruhito Mulai Bertakhta di Jepang

Kaisar Naruhito Mulai Bertakhta di Jepang

InternasionalSelasa, 22 Oktober 2019 | 08:27

Gempa Magnitudo 5.5 Guncang Mentawai

Gempa Magnitudo 5.5 Guncang Mentawai

DaerahSelasa, 22 Oktober 2019 | 07:34

Gerindra Merapat, Relawan Jokowi Gelisah

Gerindra Merapat, Relawan Jokowi Gelisah

PolhukamSelasa, 22 Oktober 2019 | 07:30