Waketum Gerindra: Waduh! Sistem Demokrasi Kita Udah Kesasar

Polhukam  JUMAT, 19 JULI 2019 | 17:13 WIB

Waketum Gerindra: Waduh! Sistem Demokrasi Kita Udah Kesasar

Arief Poyuono/ist

Moeslimchoice | Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menilai sistem demokrasi Indonesia saat ini sudah melenceng dari konstitusi. Alasannya, karena sistim demokrasi kita mulai mengenal kubu opisisi.

"Waduh! sistim demokrasi kita udah kesasar dari konstitusi kita," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (19/7/19).

Apalagi, lanjut dia, para politisi sering mengucapkan kalau sistim demokrasi Indonesia mengenal oposisi. Padahal udah jelas jelas di konstitusi, Indonesia tidak mengenal sistim parlementer.

"Supaya pada melek semua ye.., yang namanya anggota DPR dari mulai pusat hingga kabupaten/kota, ya harus selalu berseberangan dengan pemerintah untuk menjadi pengawas jalan pemerintahan dan mitra pemerintah juga," terangnya.

Menurutnya, DPR harus  mewakili suara rakyat bukan suara Pemerintah. Pemerintah memiliki tugas mengurusi negara dan rakyat yang harus diawasi oleh DPR

"Kalau di legislative dikenal adanya oposisi, ya DPR diganti aja jadi Dewan Perwakilan Rakyat yang saat ini 40 persen kursinya dan Dewan Perwakilan Pemerintah yang 60 persen kursinya," ungkap dia.

Apa lagi jika Pemerintah dalam hal pengunaan APBN melewati batasan defisit anggaran yang ditentukan tidak akan bisa diajukan until  impeach oleh legislative, karena di badan  legislative suara Dewan Perwakilan Pemerintah lebih banyak, maka jadi tambah kesasar tuh sistim demokrasi kita," tambah Arief. [zul]                                   


Komentar Pembaca