Jamaah yang Mau Arbain di Nabawi Tak Usah Bawa Uang Tunai Berlebihan

Kabar Tanah Suci  JUMAT, 12 JULI 2019 | 04:55 WIB | Warni Arwindi

Jamaah yang Mau Arbain di Nabawi Tak Usah Bawa Uang Tunai Berlebihan

Jamaah Indonesia di Masjid Nabawi Madinah.

MoeslimChoice | Menyambut kedtangan gelombang pertama jamaah haji Indonesia, Kementerian Agama mengimbau yang telah tiba di Madinah Al Munawarah, Arab Saudi, agar tidak membawa uang tunai dalam jumlah berlebihan. Kepala Daerah Kerja Madinah Akhmad Jauhari mengatakan, selama 8-9 hari sejak kedatangan ke Madinah, jamaah haji biasanya melaksanakan salat Arbain di Masjid Nabawi.

Nah, kepada jamaah yang hendak beribadah ke Masjid Nabawi itulah Kemenag menyarankan agar tidak membawa uang dalam jumlah berlebihan. "Sebelum jemaah tiba, kami sudah melakukan sosialisasi kepada jemaah utamanya cara jemaah melakukan pengamanan diri, menjaga barang-barang secara mandiri," ujar Jauhari dalam laman web resmi Kemenag, Kamis, 11/7/19.

Jauhari bilang, kejahatan selalu ada di mana pun ada, termasuk di Masjid Nabawi, apalagi di tengah kerumunan orang banyak, potensi itu selalu ada. Dia juga mengimbau jemaah agar tidak mudah percaya kepada orang yang belum dikenal, kecuali petugas dibekali dengan seragam, baju, rompi, topi, dan menggunakan tanda pengenal (id card).

"Atribut id card ini harus selalu melekat di petugas, kalau ada orang yang memakai pakaian seragam tapi tidak pakai atribut perlu diwaspadai," imbau Jauhari.

Menurut dia, id card menjadi pelengkap yang mutlak bagi petugas haji karena melalui id cad, jemaah dapat mengenali bahwa yang bersangkutan adalah petugas yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1440H/ 2019M.

Jamaah juga diimbau agar selalu waspada ketika ada seseorang menawarkan jasa penitipan barang dan jamaah disarankan untuk tidak keluar hotel sendirian. Di sisi lain, Jauhari juga mengimbau, agar jamaah haji tidak menggunakan perhiasan, agar tak mengundang kejahatan.


Komentar Pembaca