DKPP Pecat 2 Komisioner KPU RI, Ini Reaksi Arief

Polhukam  KAMIS, 11 JULI 2019 | 05:48 WIB

DKPP Pecat 2 Komisioner KPU RI, Ini Reaksi Arief

Ilham Saputra (kiri) dan Evi Novida Ginting Manik (kanan), dua komisioner KPU RI yang harus diberhentikan berdasarkan putusan DKPP

MoeslimChoice | Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengatakan, bakal lebih dulu mempelajari putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) soal pemberhentian dua komisoner KPU dari jabatan kepala divisi.

Menurut Arief, tidak mudah untuk mengganti personelnya di tengah-tengah tahapan pemilu dan persiapan Pilkada ini.

"Kita akan tindak lanjuti setelah melakukan rapat pleno, bagaimana sikap kita, bagaimana respons kita. Karena bukan hal yang mudah sebetulnya mengganti personel di tengah-tengah tahapan seperti ini," kata Arief saat ditemui di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2019).

Arief mengatakan, setiap Komisioner KPU punya keahlian masing-masing.

Jika jabatan itu digantikan oleh orang yang tidak punya latar belakang yang relevan, hasil pekerjaannya tidak akan maksimal.

Apalagi, Arief bersama enam komisioner KPU telah menjalankan tugas selama hampir setengah periode.

Jika susunannya diubah saat ini, dikhawatirkan berdampak pada tahapan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada.

"Pasti mereka punya keahlian, punya pengalaman, dan sudah merancang kultur kerja kemudian cara kerja di masing-masing divisinya, kalau diubah tentu bisa merepotkan," ujar Arief.

Namun demikian, Arief menilai, apapun putusan DKPP, pihaknya tidak punya opsi. KPU harus menjalankan putusan DKPP.

"Namun, bagaimana cara menindaklanjutinya, masih akan dipikirkan," kata Arief.

Sebelumnya, dua komisioner KPU dinyatakan melanggar kode etik sehingga diberhentikan dari jabatannya sebagai ketua divisi oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Komisioner KPU Ilham Saputra diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Logistik.

Ilham dinilai melanggar kode etik lantaran menghambat proses pengisian jabatan pengganti antar waktu (PAW) anggota DPR RI Partai Hanura.

DKPP juga memberhentikan Komisioner KPU Novida Ginting Manik dari jabatannya sebagai Ketua Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Diklat dan Litbang.

Ia diberhentikan karena dianggap melanggar kode etik terkait dengan proses seleksi calon KPU Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara. [yhr]


Komentar Pembaca
BEM SI Jabodetabek-Banten Nekat Mau Aksi Demo Siang Ini

BEM SI Jabodetabek-Banten Nekat Mau Aksi Demo Siang Ini

PolhukamKamis, 17 Oktober 2019 | 05:55

<b>Kabinet Jokowi</b> | Satu Kepala Daerah Jadi Menteri

Kabinet Jokowi | Satu Kepala Daerah Jadi Menteri

PolhukamRabu, 16 Oktober 2019 | 12:51

Purna Tugas Sebagai Mendikbud, Muhajir Puji Jokowi Setinggi Langit
 Kebakaran di Kampung Kapolri, Hanya Menyisakan Baju Di Badan

Kebakaran di Kampung Kapolri, Hanya Menyisakan Baju Di Badan

Tentang SumselRabu, 16 Oktober 2019 | 14:12

 Biar Muratara Makin Aman, Ini Solusi Dari HD

Biar Muratara Makin Aman, Ini Solusi Dari HD

Tentang SumselSabtu, 19 Oktober 2019 | 14:47

Pameran Dagang Internasional “Trade Expo Indonesia” Digelar di ICE BSD
Wahana Baru “Snowbay Kids  Pool” Baru Saja Diluncurkan
Kaisar Naruhito Mulai Bertakhta di Jepang

Kaisar Naruhito Mulai Bertakhta di Jepang

InternasionalSelasa, 22 Oktober 2019 | 08:27

Gempa Magnitudo 5.5 Guncang Mentawai

Gempa Magnitudo 5.5 Guncang Mentawai

DaerahSelasa, 22 Oktober 2019 | 07:34

Gerindra Merapat, Relawan Jokowi Gelisah

Gerindra Merapat, Relawan Jokowi Gelisah

PolhukamSelasa, 22 Oktober 2019 | 07:30