Ramai Sorotan Parkir Motor Berdasar Gender di Depok | Ini Penjelasannya

Islamtainment  SELASA, 09 JULI 2019 | 23:43 WIB | Warni Arwindi

Ramai Sorotan Parkir Motor Berdasar Gender di Depok | Ini Penjelasannya

MoeslimChoice | Aturan parkir yang memisahkan sepeda motor kaum pria dan wanita di Kota Depok, Jawa Barat, belakangan menjadi sorotan.  Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana mengatakan lokasi parkir kendaraan roda dua antara pria dan wanita terpisah bukan kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, melainkan inisiatif warga.

Dadang bilang, ini kebijakan pengelola parkir yang sudah cukup lama diterapkan untuk memudahkan perempuan ketika memarkir kendaraannya. "Tidak ada Perda (peraturan daerah) yang mengatur. Itu hanya (kebijakan) pengelola parkir," kata Dadang, Selasa, 9/7/19.

Menurut Dadang parkir khusus perempuan juga merupakan implementasi dari program 'Pengarusutamaan Gender' yang dibuat oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

"Jadi sejak 2004, program itu sudah ada. Salah satunya dalam program itu ada di antaranya penyediaan parkir untuk perempuan, tidak hanya di gedung. Tapi juga di mol gitu," ucap Dadang.

Lebih lanjut Dadang membantah bahwa penerapan lokasi parkir antara pria dan wanita sebagai upaya membuat Depok menjadi 'kota syariah'. "Itu kan memudahkan perempuan, kepedulian pemerintah dan dunia usaha kepada perempuan. Itu juga bukan sesuatu yang baru. Jadi bukan mendikotomi atau dihubungkan dengan perda syariah," tandasnya.

Di beberapa lokasi parkir kota Depok memang tampak pemisahan tempat parkir itu. Misalnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), kantor pemerintah, hingga sejumlah pusat perbelanjaan atau mal.

Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok Muslih menilai penerapan parkir secara terpisah antara pria dan perempuan itu bagus. Ia mengemukakan hal tersebut mengacu pada perintah agama seperti dalam salat, pengajian, arisan, dalam bus, resepsi, berenang, olahraga dan lainya.

"Termasuk parkir, jadi terkait penerapan parkir terpisah antara pria dan wanita sangat baik asal dipertimbangkan keamanan, kerepotan dan lainya," ucapnya.


Komentar Pembaca