Kata Kapolri Aksi PA 212 di MK Berpotensi Mengganggu Ketertiban Umum

Hukum  SELASA, 25 JUNI 2019 | 23:00 WIB

Kata Kapolri Aksi PA 212 di MK Berpotensi Mengganggu Ketertiban Umum

Moeslimchoice- Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dengan tegas melarang adanya aksi di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK) pada saat pembacaan putusan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 pada Kamis (27/6).

"Saya juga sudah menegaskan kepada Kapolda Metro Jaya, kepada Badan Intelijen Kepolisian tidak memberikan izin untuk melaksanakan demo di depan MK," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (25/6).

Dijelaskan Tito, izin tidak diberikan karena aksi berpotensi mengganggu ketertiban umum. Dan halitu mengacu pada Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Selain itu, larangan aksi di depan gedung MK juga berkaca dari aksi rusuh di depan gedung Bawaslu, Jakarta pada 21-22 Mei 2019 lalu. Padahal diakui Tito, saat itu dirinya sudah menggunakan diskresi dan toleransi untuk memperbolehkan aksi di depan gedung Bawaslu.

"Saya tidak ingin itu terulang kembali, kebaikan yang kita lakukan, diskresi saya tidak ingin lagi disalahgunakan. Untuk itu saya larang semua unjuk rasa yang melanggar ketertiban publik," tutupnya.(Ang)


Komentar Pembaca