Kontras: Keterangan Polri Tak Jawab Pertanyaan Masyarakat Soal Kekerasan 21-22 Mei

Polhukam  RABU, 12 JUNI 2019 | 14:32 WIB

Kontras: Keterangan Polri Tak Jawab Pertanyaan Masyarakat Soal Kekerasan 21-22 Mei

Ilustrasi aksi rusuh 21-22 Mei 2019

MoeslimChoice | Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) menyebut keterangan yang  disampaikan Polri dan TNI tidak menjawab pertanyaan publik atas apa yang sebenarnya terjadi dalam aksi kekerasan 21-22 Mei 2019.

"Di antaranya beberapa hal yang berkenaan dengan pengungkapan dan penanganan meninggalnya delapan orang, kekerasan dan dugaan penyiksaan, penanganan terhadap orang dan atau anak-anak yang ditangkap dan ditahan, kejelasan siapa dalang yang dimaksud," kata Koordinator Badan Pekerja KontraS, Yati Andriyani.

Yati menambahkan, untuk itu, Kontras akan menanggapi keterangan pers Polri dan TNI, pukul 14.00 WIB, Rabu (12/6/2019) di kantor KontraS, Jalan Kramat 2 nomor 7, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.

Kepolisian dalam konferensi pers menyebut massa perusuh bukan hanya memprovokasi aparat dan merusak fasilitas umum. "Bahkan melukai dan mungkin menghilangkan nyawa petugas," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen M Iqbal di Kemenko Polhukam, Selasa (11/6).

Menurut Iqbal, para petugas tidak dilengkapi dengan peluru tajam. Selain itu, sekitar 300 massa menyerang asrama polisi Petamburan, Jakarta Barat. Iqbal juga memutar ulang video kerusuhan yang terjadi pada 21-22 Mei 2019 di sejumlah titik. Di antaranya di depan Bawaslu, Petamburan Tanah Abang, dan Slipi. Dalam kerusuhan tersebut para perusuh sudah menyiapkan senjata tajam dan mematikan, seperti parang, mercon roket, bom molotov, dan klewang.

 


Komentar Pembaca