Polisi Tutup Jalan Sekitar MK

Polhukam  RABU, 12 JUNI 2019 | 10:10 WIB | Warni Arwindi

Polisi Tutup Jalan Sekitar MK

MoeslimChoice | Polda Metro Jaya menutup sejumlah ruas jalan di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi (MK) selama persidangan permohonan sengketa perselisihan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden oleh paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sebelumnya, Prabowo dan Sandi malah menganjurkan massa pendukungnya tak perlu berbondong-bondong mendatangi MK.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono, menyampaikan penutupan jalan untuk memastikan persidangan berjalan lancar. "Memang ada beberapa ruas jalan kita lakukan penutupan seperti di Jalan Medan Merdeka Barat, Medan Merdeka Utara, Harmoni. Itu kita lakukan penutupan jalan supaya memberikan rasa aman dan nyaman," ucap Gatot usai meninjau pengamanan di Gedung MK, Jakarta, Selasa, 11/6/19.

Di sisi lain, Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengimbau kepada para pendukungnya untuk tidak mengerahkan massa di sekitar Mahkamah Konstitusi (MK) jelang sidang sengketa Pilpres yang dijadwalkan pada 14 Juni mendatang. Menurut Prabowo, hal itu bertujuan agar massa pendukung tak mudah disusupi provokator yang tak diinginkan.

"Tidak perlu berbondong-bondong, tidak perlu dengan jumlah massa untuk kita hindari fitnah dan hindari provokator-provokator lainnya. Itu permohonan saya," kata Prabowo dalam video yang dipublikasikan di sosial media, Selasa, 11/6/19.

Sedangkan Gatot menyebut waktu penutupan jalan belum ditentukan. Polda Metro Jaya akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi di masyarakat terkait penutupan jalan. Polisi juga belum berencana menetapkan status siaga satu seperti saat penetapan hasil pemilu. Namun, pengamanan Gedung MK dan objek-objek vital di Jakarta diperketat.

"Untuk di MK saja ada 12 ribu personel. Pada tempat-tempat kerawanan yang lain tetap kita tambah keamanan, keseluruhan itu berjumlah lebih kurang 47 ribu yang kita siapkan. Itu dengan polres-polres yang ada, kemudian juga kodim-kodim yang ada," ucap dia.

Hari ini MK meregistrasi gugatan PHPU yang dilayangkan Prabowo-Sandi. MK punya waktu 14 hari kerja untuk memproses gugatan itu. Persidangan perdana akan berlangsung pada Jumat, 14/6/19. Sedangkan putusan dijadwalkan keluar pada 28 Juni.


Komentar Pembaca