Ancol Berharap Kunjungan Hingga 440 Ribu Orang

Wisata  KAMIS, 06 JUNI 2019 | 20:26 WIB | Warni Arwindi

Ancol Berharap Kunjungan Hingga 440 Ribu Orang

Warga memadati kawasan pantai Ancol.

MoeslimChoice | Pengelola objek wisata berharap panen pengunjung pada cuti bersama Idul Fitri 1440 H tahun ini. Begitu juga Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.

Manajer Humas PT Pembangunan Jaya Ancol, Rika Lestari mengatakan Ancol memprediksi ada kenaikan pengunjung hingga sembilan persen dibandingkan dengan angka tahun lalu. "Target naik 9 persen atau sebanyak 436.000 pengunjung invidu di Ancol," kata Rika kepada wartawan, Kamis, 6/6/19.

Dari data yang tercatat, Rika bilang pengunjung pada 2018 mencapai 398.343. Sementara target pengunjung menggunakan mobil sebanyak 57.301 mobil dan pengguna motor sebanyak 41.613 motor. "Jumlah perhitungan ini kita ambil H-1 Idul Fitri sampai dengan H+3 Idul Fitri," jelas dia.

Jumlah pengunjung Ancol pada Kamis, 6/6/19 hingga pukul 13.50 WIB tercatat 82.966 orang. Pengguna mobil sebanyak 8.854 unit sedangkan motor tercatat mencapai 8.032 unit

Jumlah pengunjung Ancol tersebar di sejumlah titik wisata di lokasi rekreasi Jakarta Utara tersebut. Dunia Fantasi sebanya 7.314 orang, Atlantis 6.092 orang, Ocean Dream Samudra sebanyak 3.874 orang, dan Sea World 6.267 orang.

Namun Rika enggan berkomentas soal penutupan lokasi wisata Pemprov DKI pada hari pertama Idul Fitri kali ini. Yang jelas, lanjutnya, manajemen memang memberlakukan target peningkatan pengunjung tiap tahunnya secara berkala.

"Jadi tidak ada kaitannya dengan penutupan sejumlah lokasi wisata pada hari pertama lebaran," tegas dia.

Seperti diketahui,  dua lokasi favorit yang tutup karena Gubernur DKI Anies Baswedan menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) no 63 Tahun 2018. Pergub tersebut mengatur waktu operasional lokasi wisata dikelola Pemprov DKI pada hari-hari tertentu.

Kebun Binatang Ragunan dan Monas mendapat aturan baru yang dibuat, lantaran mereka di bawah pengelolaan Pemprov DKI. Selain Monas dan Ragunan, Pergub ini berlaku untuk Museum Jakarta, Museum Prasasti, Museum Seni Rupa, Museum Tekstil, Rumah Si Pitung, Museum Juang 45, dan sejumlah lokasi wisata berlabel Pemprov DKI.


Komentar Pembaca