Tiba di Arafah Siang Hari, Jamaah Haji Akan Dapatkan Makan Siang

Info Haji 2019

Kabar Tanah Suci  SENIN, 27 MEI 2019 | 19:40 WIB

Tiba di Arafah Siang Hari, Jamaah Haji Akan Dapatkan Makan Siang

foto/net

Moeslimchoice. Jamaah haji yang tiba di Arafah pada 8 Dzulhijjah pada waktu siang hari, tahun ini akan diberikan layanan makan. Ketentuan ini tertuang dalam kontrak katering di Masyair (Arafah, Muzdalifah, Mina).

Kontrak kerjasama layanan katering itu ditandatangani pada Minggu (26/5), antara Kantor Urusan Haji (KUH) dengan Muassasah Asia Tenggara. 

"Tahun ini, jamaah yang tiba siang hari di Arafah seluruhnya akan diberikan makan siang," tegas Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis melalui pesan singkat dari Jeddah, Minggu (26/5).

"Muassasah akan memberikan layanan katering untuk 55 maktab dari 73 maktab. Sisanya tugas layanan katering diberikan kepada Muta'ahidin atau perusahaan yang ditunjuk," sambungnya.

Jamaah haji Indonesia diberangkatkan secara bertahap menuju Arafah sejak 8 Dzulhijjah pagi. Karenanya, tidak sedikit jamaah haji yang sudah berada di Arafah pada siang hari.

"Secara keseluruhan, jamaah haji Indonesia akan mendapat 16-17 kali makan selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina," papar Sri Ilham.

Menurut Sri Ilham, setiap jamaah haji Indonesia akan mendapat air minum selamat datang sebanyak tiga botol (@600ml) saat tiba di Arafah. Layanan katering diberikan mulai 8-9 Dzulhijjah sebelum jamaah berangkat ke Muzdalifah.

"Mulai tahun ini, Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan untuk memberikan makanan siap saji di Arafah. Jamaah haji akan mendapatkan makanan siap saji pada 8 zulhijjah siang hari dan 9 zulhijjah malam hari," tuturnya.

Saat akan berangkat menuju Muzdalifah, lanjut Sri Ilham,  jamaah akan mendapatkan paket snack yang dibagikan di Arafah. Untuk katering di Mina, layanannya akan diberikan dari 10-13 Dzulhijjah. 

"Katering diberikan tiap pagi, siang, dan malam. Khusus tanggal 13 Dzulhijjah, layanan katering di Mina hanya sampai makan siang karena jamaah akan kembali ke hotel di Makkah," jelasnya.

Seperti tahun lalu, lanjut Sri Ilham,  selama di Makkah,  jamaah haji Indonesia mendapatkan 40 kali layanan katering, berupa makan siang dan malam. Selain itu, jamaah juga akan mendapatkan layanan tambahan berupa satu paket kelengkapan konsumsi dan snack pagi.

"Snack pagi dibagikan bersamaan dengan distribusi makan malam," ujarnya.
"Paket kelengkapan konsumsi diberikan paling lambat dua hari setelah jamaah tiba di hotel Makkah," tandasnya. [mel]


Komentar Pembaca