Pelunasan Biaya Haji Kuota Tambahan Akan Ditutup 29 Mei 2019

Info Haji 2019

Kabar Tanah Suci  KAMIS, 23 MEI 2019 | 15:34 WIB

Pelunasan Biaya Haji Kuota Tambahan Akan Ditutup 29 Mei 2019

foto/net

Moeslimchoice. Tahun 2019 Indonesia mendapatkan kuota tambahan sebesar 10 ribu jamaah haji dari Pemerintah Arab Saudi. Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhajirin Yanis mengatakan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk kuota tambahan dibuka mulai Rabu (22/5).

"Pelunasan biaya haji untuk jamaah yang masuk kuota tambahan akan berlangsung sepekan, 22–29 Mei 2019," terang Muhajirin Yanis di Jakarta, Rabu (22/5).

Menurut Muhajirin, kuota tambahan dibagi menjadi dua. Sebanyak 5.000 untuk jamaah dengan nomor porsi berikutnya, dan 5.000 lainnya untuk jamaah haji lansia beserta pendampingnya. Kuota tambahan ini sudah dibagi ke masing-masing provinsi berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 176 Tahun 2019 yang telah diubah dengan KMA 181 Tahun 2019.

Kasubdit Pendaftaran Haji Reguler, Khanif menambahkan, waktu dan skema pelunasan jamaah kuota tambahan sama dengan ketentuan sebelumnya, saat pelunasan jamaah haji tahap satu dan dua. Waktu pelunasan mulai pukul 08.00 s/d 15.00 WIB, 09.00 s/d 16.00 WITA, dan 10.00 s/d 17.00 WIT. Untuk sistem pembayaran, bisa melalui teller dan non teller baik internet banking, mobile banking, dan ATM.

"Layanan pelunasan melalui internet banking dan mobile banking bagi jamaah dari Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, BNI Syariah, dan Mega Syariah. Sedangkan layanan ATM hanya untuk jamaah bank Muammalat. Bank lainnya melalui teller," jelas Khanif.

"Jamaah yang melakukan haji berulang juga tetap wajib membayar visa," sambungnya. 

Berikut Daftar Distribusi Kuota Tambahan per Provinsi:
1. Aceh : 258 (129 nomor porsi berikutnya, 129 jamaah lansia dan pendampingnya)
2. Sumatera Utara : 175 (87 nomor porsi berikutnya, 88 jamaah lansia dan pendampingnya)
3. Sumatera Barat : 377 (188 nomor porsi berikutnya, 189 jamaah lansia dan pendampingnya)
4. Riau : 295 (147 nomor porsi berikutnya, 148 jamaah lansia dan pendampingnya)
5. Jambi : 354 (177 nomor porsi berikutnya, 177 jamaah lansia dan pendampingnya)
6. Sumatera Selatan : 160 (89 nomor porsi berikutnya, 80 jamaah lansia dan pendampingnya)
7. Bengkulu : 299 (149 nomor porsi berikutnya, 150 jamaah lansia dan pendampingnya)
8. Lampung : 281 (140 nomor porsi berikutnya, 141 jamaah lansia dan pendampingnya)
9. DKI Jakarta : 350 (175 nomor porsi berikutnya, 175 jamaah lansia dan pendampingnya)
10. Jawa Barat : 346 (173 nomor porsi berikutnya, 173 jamaah lansia dan pendampingnya)
11. Jawa Tengah : 381 (190 nomor porsi berikutnya, 191 jamaah lansia dan pendampingnya)
12. DI Yogyakarta : 379 (189 nomor porsi berikutnya, 190 jamaah lansia dan pendampingnya)
13. Jawa Timur : 436 (218 nomor porsi berikutnya, 218 jamaah lansia dan pendampingnya)
14. Bali : 354 (177 nomor porsi berikutnya, 177 jamaah lansia dan pendampingnya)
15. NTB : 398 (199 nomor porsi berikutnya, 199 jamaah lansia dan pendampingnya)
16. NTT : 295 (147 nomor porsi berikutnya, 148 jamaah lansia dan pendampingnya)
17. Kalbar : 236 (118 nomor porsi berikutnya, 118 jamaah lansia dan pendampingnya)
18. Kalteng : 303 (151 nomor porsi berikutnya, 152 jamaah lansia dan pendampingnya)
19. Kalsel : 324 (162 nomor porsi berikutnya, 162 jamaah lansia dan pendampingnya)
20. Kaltim : 248 (124 nomor porsi berikutnya, 124 jamaah lansia dan pendampingnya)
21. Sulut : 167 (84 nomor porsi berikutnya, 83 jamaah lansia dan pendampingnya)
22. Sulteng : 250 (125 nomor porsi berikutnya, 125 jamaah lansia dan pendampingnya)
23. Sulsel : 463 (232 nomor porsi berikutnya, 231 jamaah lansia dan pendampingnya)
24. Sultra : 315 (158 nomor porsi berikutnya, 157 jamaah lansia dan pendampingnya)
25. Maluku : 182 (91 nomor porsi berikutnya, 91 jamaah lansia dan pendampingnya)
26. Papua : 315 (158 nomor porsi berikutnya, 157 jamaah lansia dan pendampingnya)
27. Bangka Belitung : 186 (93 nomor porsi berikutnya, 93 jamaah lansia dan pendampingnya)
28. Banten : 325 (163 nomor porsi berikutnya, 162 jamaah lansia dan pendampingnya)
29. Gorontalo : 197 (99 nomor porsi berikutnya, 98 jamaah lansia dan pendampingnya)
30. Maluku Utara : 241 (121 nomor porsi berikutnya, 120 jamaah lansia dan pendampingnya)
31. Kepulauan Riau : 210 (105 nomor porsi berikutnya, 105 jamaah lansia dan pendampingnya)
32. Sulawesi Barat : 315 (158 nomor porsi berikutnya, 157 jamaah lansia dan pendampingnya)
33. Papua Barat : 226 (113 nomor porsi berikutnya, 113 jamaah lansia dan pendampingnya)
34. Kaltara : 359 (180 nomor porsi berikutnya, 179 jamaah lansia dan pendampingnya). [mel]


Komentar Pembaca