Seluruh Jamaah Haji Indonesia Akan Dapat Layanan Bus Shalawat Selama di Makkah

Info Haji 2019

Kabar Tanah Suci  KAMIS, 09 MEI 2019 | 13:41 WIB

Seluruh Jamaah Haji Indonesia Akan Dapat Layanan Bus Shalawat Selama di Makkah

foto/net

Moeslimchoice. Pada musim haji 1440 H/2019 M seluruh jamaah haji Indonesia akan mendapatkan layanan bus shalawat. Bus ini akan melayani transportasi untuk para jamaah selama berada di Makkah dari hotel ke Masjidil Haram, pulang-pergi.

Kepastian adanya layanan bus shalawat bagi seluruh jamaah haji Indonesia ini disampaikan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis. 

"Alhamdulillah, bus shalawat akan melayani seluruh jamaah haji Indonesia. Rute bus shalawat akan melewati seluruh akomodasi jamaah yang terbagi dalam tujuh zonasi di Makkah," terang Sri Ilham di Jakarta, Selasa (7/5).

Menurutnya, ada tujuh zona hotel jamaah haji Indonesia, yaitu: Syisyah, Raudhah, Misfalah, Jarwal, Mahbas Jin, Rei Bakhsy, dan Aziziah. Jarak terdekat hotel jamaah Indonesia ke Masjidil Haram adalah radius 1000 meter. 

Tahun 2018 lalu, layanan ini hanya untuk jamaah yang menempati hotel dengan radius minimal 1500 dari Masjidil Haram.

"Dari hotel ke Masjidil Haram, mereka cukup satu kali naik bis dengan layanan 24 jam," tegasnya. 

Sri Ilham menambahkan, bus shalawat yang digunakan minimal pembuatan tahun 2015 dengan kapasitas maksimal 70 orang dan memiliki akses 3 pintu. Bus juga harus dilengkapi AC, global positioning system (GPS), serta alat pemadam kebakaran dan kotak P3K.

"Layanan bus shalawat akan beroperasi sejak kedatangan pertama jamaah haji Indonesia di Makkah. Bus ini akan dihentikan sementara pada fase puncak haji, 6-13 Dzulhijjah. Layanan bus shalawat mulai beroperasi kembali pada 14 Dzulhijjah 1440 H," tuturnya.

Kasubdit Transportasi, Subhan Cholid menambahkan pihaknya telah menyelesaikan proses kontrak kerja sama dengan dua perusahaan bus di Arab Saudi. Kedua perusahaan itu adalah Saptco dan Rawahil Armada.

"Total ada 463 armada bus yang akan disiapkan. Bus-bus tersebut akan beroperasi bertahap sesuai kedatangan jamaah haji Indonesia di Makkah," tuturnya.

"Seluruh armada akan digunakan untuk memberikan pelayanan Shalawat pada menjelang masa puncak haji, ketika seluruh jamaah haji Indonesia sudah di Makkah," lanjutnya.

Menurut Cholid, total pengguna bus shalawat diperkirakan mencapai 216.660 orang. Selama masa operaisional, bus shawalat akan berputar dari hotel jamaah menuju Masjidil Haram dan sebaliknya secara berkelanjutan. 

"Total putaran layaan bus shawalat diperkirakan mencapai 573.750 putaran," tuturnya.

Subhan menambahkan bahwa ada sembilan rute dengan empat terminal bus shalawat yang berada di sekitar Masjidil Haram, yaitu: (1) Jamarat - Mahbas Jin - Bab Ali; (2) Syisyah - Syib Amir; (3) Syisyah Raudhah - Syib Amir; (4) Syisyah 1 - Syib Amir; (5) Syisyah 2 - Syib Amir; (6) Raudhah - Syib Amir; (7) Jarwal - Syib Amir; (8) Misfalah – Jiad; dan (9) Rea Bakhsy – Jiad. 

"Total ada 56 halte sebagai tempat jamaah saat akan naik dan turun dari bus shawalat," tandasnya. [mel] 


Komentar Pembaca